Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Projo Jatim Tunggu Instruksi Jokowi, Haluan Baru di Pilpres 2024

Malang (beritajatim.com) – Relawan Pro Jokowi atau Projo mulai mempersiapkan diri menjelang perhelatan politik nasional Pilpres 2024. Dewan Pimpinan Daerah Projo Jawa Timur siap meramaikan Rakernas V di Borobudur, Magelang, pada tanggal 20-23 Mei pekan depan.

Ormas pendukung militan Presiden Joko Widodo dalam pilpres 2014 dan 2019 tersebut akan menggelar rapat kerja nasional untuk menentukan arah politik organisasi ke depan.

Seluruh DPD Projo tingkat Provinsi, Kota dan Kabupaten dijadwalkan hadir. Termasuk Presiden Indonesia Joko Widodo.

“Sebagai dewan pembina Projo, Presiden Jokowi menyatakan akan hadir dalam Rakernas V dan akan memberikan arahan kepada seluruh pengurus Projo se Indonesia. DPD Projo Jatim akan mendengarkan dengan baik dan siap melaksanakan arahan Presiden. Semoga mendapatkan arahan konkret, Projo Jatim mencari siapa pelanjut Jokowi di Pilpres 2024,” ungkap Ketua Kominfo DPD Projo Jawatimur, Azhari Hasan, Sabtu (14/05/2022) di Kepanjen, Kabupaten Malang.

Menurut Azhari, inilah saatnya momentum organisasi dalam rakernas yang ke V untuk menghadapi Pilpres 2024 pekan depan, DPP Projo serentak serukan tema: Haluan Baru PROJO Menuju 2024.

Presiden Jokowi akan hadir untuk membuka rakernas dan memberikan wejangan kepada seluruh jajaran pengurus Projo di 34 Provinsi yang akan hadir di Borobudur.

Masih kata Azhari, DPD PROJO Jawa Timur akan menyapa Presiden Jokowi. Bahwa Jatim akan bergerak, bersatu melakukan arahan Presiden. Jawa Timur dalam Pilpres 2019 lalu, memenangkan Presiden Jokowi 65,7 persen, harus terwujud kembali.

Azhari menjelaskan, melalui Rakernas, PROJO akan membulatkan diri bersatu mempersiapkan mekanisme mencari pelanjut Jokowi di Pilpres 2024. PROJO memandang sosok Jokowi yang sederhana, tegas, merakyat dan sangat dekat dengan rakyat, harus kembali di lanjutkan. Rakyat merasakan pembangunan infrastrukur. Presiden Jokowi, juga banyak mengeluarkan jaminan sosial dan itu dirasakan rakyat. PROJO harus mencari pelanjut Jokowi di Pilpres 2024 yang sudah di depan mata.

“Mekanisme dan teknis akan melibatkan seluruh jajaran pengurus PROJO 34 Provinsi. Seperti apa bentuknya, formatnya itulah yang akan dibahas dalam Rakernas ke V di Borobudur nanti,” tegas Azhari.

Azhari melanjutkan, dalam Pilpres 2019 di Jawa Timur Presiden Jokowi memenangkan di 32 daerah dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Ada 6 Kabupaten Jokowi kalah, yakni Bondowoso, Situbondo, Pacitan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Dan kekalahan tebal di Sampang menang hanya 24.70 persen juga Pamekasan hanya 16.22 persen.

Azhari menambahkan, haluan baru organisasi PROJO harus segera ditetapkan karena tantangan yang berbeda dengan pilpres 2019 lalu. Base voters Jokowi harus di pertahankan. Projo Jatim juga optimis akan suara basis Jokowi.

“Capaian dan kemajuan yang terjadi di kepemimpinan Jokowi tidak boleh mundur, harus lebih maju bahwa Jokowi memimpin Indonesia dengan pluralisme yang beradab. Sisi-sisi kemanusiaan dijunjung tinggi seperti difabilitas diberi kesempatan yang sama didalam mengisi kemerdekaan ini,” ujarnya.

Masih kata Azhari, semua rakyat Indonesia diberi pengabdian yang sama, diberi kesempatan yang sama oleh Jokowi guna mengabdi untuk bangsa.

“Situasi dan kondisi inilah yang membuat PROJO memutuskan akan menjalankan haluan baru organisasi dan akan bergerak menyiapkan diri pada Pilpres 2024 nanti. Kita bersatu menentukan pelanjut Jokowi,” Azhari mengakhiri. [yog/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar