Politik Pemerintahan

Program Umrah Seribu Kiai Kampung dan Marbot, Pemkab Ponorogo Usulkan Anggaran Rp 6 M

Kabag Admnistrasi Kesra Setda Ponorogo Fadlal Kirom(foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pemkab Ponorogo berencana akan melaksanakan kembali program umrah bersama seribu kiai kampung dan marbot serta guru diniyah. Rencana ini sempat tertunda karena adanya pandemi Covid-19. Selain itu, anggaran untuk program tersebut juga dialihkan untuk penanganan Covid-19.

“Anggaran untuk program umrah ini, akan diusulkan di perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P-APBD) 2020 ini. Usulan ini sudah sampai di meja tim anggaran pemkab,” kata Kabag Admnistrasi Kesra Setda Ponorogo Fadlal Kirom, Senin (10/8/2020).

Fadlal mengungkapkan pihaknya mengusulkan anggaran umrah ini sebanyak Rp 6 miliar. Dengan asumsi peserta umrah tahun ini sejumlah 355 orang. Dia menyebut usulan ini masih akan dibahas di kebijakan umum perubahan anggaran (KUPA), lalu di P-APBD.

“Kalau Saudi memberi sinyal, ya kita laksanakan. Kalau tidak, bisa dilaksanakan tahun depan,” katanya.

Program umrah gratis yang digagas pemkab itu sudah berlangsung tiga tahun terakhir. Sedianya tahun ini target seribu umrah ini tercapai, namun pada Februari lalu, Pemerintah Arab Saudi membuat kebijakan menutup sementara pelaksanaan haji dan umrah. Itu dilakukan untuk menekan potensi penyebaran Covid-19.

“Jika tahun ini terlaksana, maka target seribu peserta umrah ini dapat terpenuhi. Harusnya bulan April lalu berangkat, namun tertunda karena kebijakan pemerintah Arab Saudi,” pungkasnya. [end/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar