Politik Pemerintahan

Program Rumah Subsidi untuk Pegawai di Bangkalan Belum Jelas

Ishak Sudibyo, Plt Kepala Dinas PUPR

Bangkalan (beritajatim.com) – Program rumah subsidi untuk para Tenaga Harian Lepas (THL) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Bangkalan, Madura, hingga kini masih simpang siur. Pernyataan pihak developer berbeda dengan Pemkab setempat yang terkesan menutupi adanya program tersebut.

Ishak Sudibyo, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bangkalan, selaku pembina program mengaku belum mengetahui tahapan realisasinya. Bahkan, ia tak mengetahui berapa rumah yang disediakan untuk subsidi rumah bagi pegawai di Bangkalan itu.

“Untuk penyediaan rumah nanti tergantung pengajuan, kita belum mengajukan. Yang pasti harapan kami terealisasi tahun ini,” ucapnya, Selasa (28/7/2020).

Ia juga mengaku tak mengikuti secara detail program subsidi rumah tersebut. Anehnya lagi, pihaknya belum mengetahui berapa kebutuhan pegawai terhadap rumah subsidi. “Secara detail kami tidak mengikuti termasuk kebutuhanya berapa,” singkatnya.

Terpisah, General Manager Perumahan Wisma Pangeranan Asri, Bambang Slamet Utomo sebagai penyedia rumah subsidi mengaku telah melakukan MoU dengan Pemkab Bangkalan. Bahkan, nota kesepakatan itu ditandatangani oleh Bupati langsung.

“Sudah dilakukan MoU beberapa waktu yang lalu dengan Bupati Bangkalan, maupun pihak bank,” ucapnya.

Ia mengatakan, dalam program ini sebanyak 200 unit rumah disiapkan untuk pegawai dan masyarakat berpenghasilan rendah. Di tahap pertama, ada 20 rumah disiapkan untuk dijual. “Tahap awal 20 rumah kami siapkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengaku belum mengetahui jumlah rumah yang akan disediakan. Pihaknya belum melakukan koordinasi terkait hal tersebut.

“Kita masih perlu mendata dulu kebutuhannya berapa, termasuk realisasinya kami akan koordinasi kan lebih lanjut,” tandasnya. [sar/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar