Politik Pemerintahan

Program Kerja Paslon Jadi Faktor Pengubah Pilihan di Pilwali Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Jelang Pilwali Surabaya 9 Desember 2020, Surabaya Survey Center (SSC) merilis hasil penelitian yang mereka lakukan. Riset ini menunjukkan sebaran peta politik Kota Pahlawan di detik-detik Pilwali Surabaya.

Direktur Riset SSC Edy Marzuki mengungkapkan, ada beberapa faktor yang menurut responden menjadi pengubah pilihan mereka di Pilwali Surabaya.

“Yang berada di posisi puncak itu adalah program kerja atau visi misi. Dipilih oleh 36.2 persen. Diikuti dengan uang/sembako 9.1 persen, pemberitaan media 8.8 persen, pertemuan langsung dengan kandidat 8.2 persen, debat kandidat 6.5 persen, medsos 5.5 persen,” paparnya, Rabu (2/12/2020).

“Lalu RT/RW 4.8 persen, keluarga 4.3 persen, teman 3 persen, tokoh agama 2.7 persen, lurah/camat 1.9 persen, lainnya 1 persen, dan 8 persen memilih tidak menjawab atau tidak tahu,” pungkas Edy.

Sebagai informasi, riset ini dilakukan SSC pada tanggal 19-24 November 2020 di 31 Kecamatan di Surabaya. Responden yang digunakan sebanyak 880 orang. Penelitian dilakukan dengan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error lebih kurang 3.3 persen dan pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. [ifw/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar