Politik Pemerintahan

Program Edukasi Limbah dari KKN Mandala UNESA Dapat Sambutan Positif Wabup Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Luar biasa program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandala yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Program KKN tersebut dilaksanakan di 2 Desa di Kabupaten Kediri yaitu di Desa Punjul dan Kladeran Kecamatan Plosoklaten.

Selama 30 hari mulai 1-31 Agustus 2020, para mahasiswa langsung terjun di tengah-tengah masyarakat. Tidak sampai disitu saja, semua kegiatan yang dilaksanakan juga melibatkan lintas sektor seperti Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan, BNN, PMI dan masih banyak lagi.

Kepala desa beserta perangkatnya sangat terbuka dengan kedatangan peserta KKN dari Universitas terkemuka di Surabaya tersebut. Dengan ilmu yang dimiliki menjadikan desa semakin nyaman, aman dan berwawasan. PMI misalnya, sangat berterima kasih kepada para mahasiswa tersebut karena melibatkan PMI dengan mengadakan donor darah dan sudah terkumpul darah sebanyak 24 kantong.

Pada sektor pendidikan, para mahasiswa mengadakan bimbingan belajar, dengan alasan walaupun saat ini masih belajar melalui daring, tetapi masih banyak anak-anak yang tidak memiliki akses jaringan untuk belajar.

Wakil Bupati Kediri Drs. H. Masykuri, MM mengatakan, KKN ini merupakan kegiatan yang bagus yang diadakan oleh suatu perguruan tinggi untuk mengajarkan kepada mahasiswa bagaimana dinamika kehidupan di masyarakat. Sehingga mereka dapat menerapkan ilmu yang mereka punyai dalam kehidupan masyarakat.

“Saya lihat KKN mandala ini bagus dan dalam waktu 30 hari kegiatannya padat. Saya sangat respek dengan program edukasi masyarakat tentang limbah sampah, karena sampah ini menjadi masalah dunia. Masih banyak sekali masyarakat yang belum peduli dengan sampah. Maka dari itu kita edukasi kepada masyarakat bahwa jika sampah diolah akan menjadi berkah,” kata Wabup Masykuri, Kamis (3/9/2020).

“Pesan saya kepada masyarakat agar bisa melanjutkan program yang sudah ada. Jangan sampai berhenti sampai disini saja, namun berkelanjutan hingga KKN berikutnya,” pesan beliau.

Fradhana Putra, Ketua KKN Mandala 2020, mengatakan, secara sosial mereka sangat diterima oleh warga Desa Punjul dan Kladeran, sehingga ini mendorong psikis motivasi mereka untuk memberikan dedikasi pengabdian kepada warga kedua desa tersebut.

“Perlu diketahui bahwa 4 program utama kami telah berjalan lancar yaitu kewirausahaan dimana kita memberikan pelatihan makanan puding art dari bahan alami, kemudian kita juga membuat meja aquarium dan program kemanusiaan di tengah pandemi Covid-19. Program insfrastruktur berupa portal desa dan tanda pelarangan buang sampah sembarangan. Kami juga membuka program belajar online maupun offline,” terangnya.

Mewakili rekan-rekannya, ia berharap program yang dijalankan selama KKN bermanfaat bagi kehidupan masyarakat dan bisa terus terlaksana meski KKN telah usai. [adv kominfo/nm]





Apa Reaksi Anda?

Komentar