Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Produk UMKM Pulau Bawean Tembus Pasar Ekspor

Gresik (beritajatim.com) – Pulau Bawean Kabupaten Gresik tidak hanya terkenal dengan destinasi wisata alamnya. Sejumlah produk UMKM-nya juga menembus pasar ekspor. Produk UMKM seperti gula merah, makanan olahan serta ikan kerapu mulai dilirik oleh beberapa negara seperti Belanda, Malaysia, Kanada dan Turki

Gula merah khas Bawean misalnya, produk UMKM yang dikelolah Bu Myra yang juga pelaku usaha hotel. Mengekspor gula merah palm sugar sebanyak 1 kontainer. Selain gula merah juga mengekspor wedang jahe 500 bags.

Nilai jual dari ekspor tersebut mencapai USD 3 untuk palm sugar powder, palm sugar solid USD 280 dan wedang jahe celup USD 245. Sedangkan negara tujuan palm sugar powder ke negara Eropa, Hongkong, Kanada. Kemudian jahe celup ke negara Turki.

Pulau Bawean juga memiliki potensi kerajinan tangan rumah tangga. Seperti sajadah dan peci yang terbuat daun pandan serta masih banyak lagi.

Kepala Kantor Bea Cukai Gresik Bier Budy Kismuljanto menuturkan, produk UMKM asal Pulau Bawean Gresik memiliki potensi dan kualitas yang tidak kalah dibanding dengan daerah lain. “Sesuai arahan pak Bupati, kami terus mendorong menjadikan UMKM Gresik naik kelas,” tuturnya, Senin (18/10/2021).

Bier Budy menambahkan, terkait dengan ini pihaknya akan terus mendorong beberapa UMKM supaya naik kelas serta menjadi desa devisa untuk meningkatkan ekonomi di lingkungan sekitar.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, para pelaku UMKM perlu didorong terus. Khusus pelaku UMKM Pulau Bawean jika membutuhkan teknis untuk ekspor, dipersilahkan mampir klinik ekspor pada 28 Oktober di pudak galeri.

“Pesan saya kedepan urusan perizinan UMKM selesai di kecamatan. Seperti layanan administrasi kependudukan Dispendukcapil. Tidak perlu datang ke Kota Gresik hanya cuma mengurus izin ekspor,” pungkasnya. [dny/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar