Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

PRC: Prabowo Paling Difavoritkan, Nama Jokowi Masih Muncul di Kalangan Milenial

Jember (beritajatim.com) – Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno masing-masing menduduki peringkat pertama kandidat presiden dan wakil presiden yang paling banyak dipilih, jika pemilihan umum digelar hari ini.

Demikian hasil sigi yang digelar Political Research and Consulting (PRC) pada rentang Oktober-November 2021. Jumlah responden 1.220 orang yang tersebar 122 kabupaten dan kota di 34 provinsi melalui proses wawancara tatap muka.

Sebanyak 14,7 persen responden memilih Prabowo menjadi presiden dan 12,5 persen memilih Sandiaga Uno menjadi wakil presiden. Ganjar Pranowo dipilih 11 persen responden dan Anies Baswedan dipilih 7,7 persen responden untuk menjadi presiden. Sementara untuk posisi wakil presiden, Anies dipilih 6,1 persen dan Ganjar 3,9 persen.

Ada tiga kandidat presiden perempuan yang muncul di top of mind publik, yakni Tri Rismaharini (1,1 persen), Puan Maharani (0,6 persen), dan Khofifah Indar Parawansa (0,4 persen). Sementara untuk kandidat wakil presiden hanya nama Risma yang muncul (2 persen).

Dalam simulasi tertutup 21 nama, tren elektabilitas Prabowo relatif stabil sejak Februari 2020 hingga Oktober 2021, yakni pada kisaran 21 persen. Ganjar naik signifikan dari 13 persen menjadi 20 persen. “Anies Baswedan juga naik meskipun sedikit dari 12,5 persen menjadi 13,6 persen,” kata Rio Prayogo, pendiri PRC, Selasa (16/11/2021).

“Prabowo sebagai sosok memang sudah tua. Tapi sebagian masyarakat menginginkan sosok pemimpin tegas. Akhirnya dari semua figur yang muncul, yang dianggap cukup tegas adalah Prabowo. Itulah kenapa masyarakat masih melihat dia layak jadin presiden,” kata Rio.

Namun dalam tren elektabilitas top of mind atau pertanyaan terbuka, Prabowo anjlok dari 19,7 persen pada Desember 2020 menjadi 14,7 persen pada Oktober 2021. Rio menduga, semakin banyak figur yang muncul, ceruk pemilih Prabowo akan berkurang. “Prabowo akan semakin kesulitan karena semakin banyaknya deviasi persepsi masyarakat terhadap calon-calon,” kata alumni FISIP Universitas Jember ini.

Yang menarik, nama Joko Widodo masih muncul dalam top of mind generasi milenial dan generasi Z, yakni 11,8 persen, di bawah Prabowo (13.2 persen) dan Ganjar (12,2 persen), dan di atas Anies (8.9 persen). “Kita cek di tingkat kepuasan terhadap Jokowi, meningkat jadi 60 persen. Sebagian masyarakat puas dan menginginkan Jokowi memimpin lagi. Itu aspirasi, kita tidak bisa membatasi aspirasi. Yang penting legal constitutional-nya bagaimana,” kata Rio.

Nama Ganjar menduduki peringkat pertama saat simulasi tertutup 21 nama. Sebanyak 21,5 persen responden memilihnya. Sementara Prabowo mendapat 18,4 persen dukungan responden dan Anies memperoleh dukungan 14,3 persen responden. [wir/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar