Politik Pemerintahan

Pidato Kebangsaan Prabowo Subianto

Prabowo: Saya Tidak Rela Negara dan Rakyat Susah

Mojokerto (beritajatim.com) – Calon presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto memberikan sambutan kebangsaan dalam dialog kebangsaan dengan Asosiasi Petani, Kelompok Tani dan Peternak di GOR Mojopahit, Kota Mojokerto, Minggu (24/2/2019).

Pasangan Sandiaga Uno ini menegaskan, ia tidak rela negara dan rakyat dalam keadaan susah. Menurutnya, ia banyak mengikuti perkembangan perekonomian. Sebeb dirinya merupakan mantan Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dua periode.

“Saya sangat sedih melihat ekonomi kita saat ini, hampir semua bidang perekonomian. Saya prihatin. Saya akan berjuang di bidang politik, saya tidak rela negara saya seperti ini. Saya sebetulnya ingin istirahat, dari umur 18 tahun tidak pernah berhenti berjuang untuk bangsa dan rakyat Indonesia,” ungkapnya.

Namun ia paham dan sadar bahwa tugasnya belum selesai sehingga tidak rela negara dan rakyatnya dalam keadaan susah. Prabowo menegaskan, tidak rela dan tidak terima jika petani Indonesia tidak hidup dengan baik. Karena para petani adalah kaum produsen yang menghasilkan pangan bagi rakyat.

“Saya bersumpah saya tidak akan istirahat sebelum petani-petani kita bisa tersenyum setelah panen. Ini perjuangan kita semua. Selama saudara semua belum mendapatkan keadilan dan makmur, saya tidak akan istirahat,” tegasnya.

Prabowo menambahkan, ia akan berjuang untuk semua namun tidak mungkin berjuang sendiri sehingga membutuhkan kekuatan rakyat terutama pada 17 April mendatang. Menurutnya, satu orang, satu suara. Kalau rakyat Indonesia ingin beradap maka perlu pemerintah bersih dan tidak ada koruptor. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar