Politik Pemerintahan

Prabowo Disambut Pendukung Jokowi, Ini Komentar Jubir BPN

Salah satu baliho yang terpasang di pintu masuk Kecamatan Ploso, Jombang

Jombang (beritajatim.com) – Juru bicara BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, KH Irfan Yusuf, tidak mempermasalahkan munculnya puluhan spanduk dari pendukung Jokowi yang berisi sindiran terhadap capres nomor urut 02.

Spanduk tersebut berisi ucapan selamat datang kepada Prabowo Subianto atas kunjungannya ke Jombang. Namun dalam spanduk tersebut dengan tegas mengatakan bahwa soal pilihan dalam Pilpres, warga Jombang tetap memberikan suaranya kepada pasangan 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Tidak masalah ada spanduk seperti itu. Karena kita tahu mereka bukan warga pesantren. Selama tidak terjadi kontak fisik dengan para pendukung pasangan Prabowo-Sandi, kita biarkan saja,” kata putra dari KH Yusuf Hasyim asal pesantren Tebuireng Jombang, saat mendampingi Prabowo, Minggu (24/2/2019).

Sebelumnya, capres nomor 02 Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke pesantren Majmal Bahrail Hubbul Wathon Minal Iman, Desa Losari, Kecamatan Ploso, Jombang. Menariknya, sepanjang jalan memasuki Kecamatan Ploso muncul spanduk sambutan untuk Prabowo oleh pendukung Jokowi. Bunyinya ‘Selamat Datang Bapak Prabowo Subianto di Kab Jombang, Tapi Maaf Pilihan Kami Sudah Tetap ke Jokowi-Ma’ruf’.

Bahkan sekitar 300 meter dari lokasi kunjungan, relawan pendukung Jokowi berderet di pinggir jalan sembari membentangkan spanduk sambutan bernada satire tersebut. Mereka juga meneriakkan yel-yel hidup Jokowi. Para relawan beralasan, mereka sedang meresmikan posko pemenangan Jokowi yang diberi nama ‘Gubuk Jokowi’ di Kecamatan Ploso atau dekat lokasi kunjungan Prabowo.

Sementara ada spanduk lain di sepanjang jalan yang lebih vulgar. Dalam spanduk itu, Prabowo diminta mencalonkan diri dalam Pilres 2024. Tulisan spanduk tersebut berbunyi, “Pak Prabowo, biarkan Pak Jokowi melanjutkan kinerjanya yang sudah baik, silakan mencalonkan diri lagi tahun 2024”. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar