Politik Pemerintahan

PPP Jember: Semua Partai Berpeluang Korupsi

Jember (beritajatim.com) – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Jember Madini Farouq menolak anggapan jika partai berlambang kabah itu identik dengan korupsi.

Dua ketua umum PPP berturut-turut ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi saat menjabat. Mulanya Suryadharma Ali yang ditetapkan menjadi tersangka dugaan korupsi dana haji pada 2014. Berikutnya adalah Romahurmuziy yang dibekuk pada 2019 terkait dugaan suap transaksi jabatan di tubuh Kementerian Agama.

“Korupsi tidak mengenal partai politik. Siapapun dari partai apapun punya peluang melakukan korupsi, selama politik masih berbiaya mahal seperti yang sekarang terjadi,” kata Madini, Selasa (19/3/2019). Dia mengingatkan bahwa selain PPP, ketua umum Partai Demokrat, Golkar, PKS pernah ditangkap KPK.

Menurut Madini, masyarakat masih cenderung pragmatis. “Karena itu peristiwa (penangkapan Romahurmuziy) itu menyadarkan kita semua: ayo kita wujudkan politik yang bersih agar tak ada korban-korban berikutnya,” katanya.

“Ini kebetulan saja musibah yang menimpa Bapak Romahurmuziy dan kita semua prihatin. Tapi kita tetap menghormati penegakan hukum dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah),” kata Madini. (wir/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar