Politik Pemerintahan

PPP Jember Ogah Jadi Makmum Gerakan Penyelamat Partai

Ketua DPC PPP Jember Madini Farouq (foto: HSC)

Jember (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Jember, Jawa Timur, menilai muktamar nasional sudah selesai. Tidak perlu ada lagi yang dipersoalkan.

“Mereka yang mengatas namakan Gerakan Penyelamat Partai dan mau bikin muktamar tandingan atau muktamar ulang, siapa yg akan diajak mengikuti muktamar ulang? Kami dari DPC tidak mau mengikuti,” kata Ketua DPC PPP Jember Madini Farouq, Rabu (17/2/2021).

Menurut Madini, Muktamar PPP yang memilih Suharso Monoarfa menjadi ketua umum sudah sah dan berjalan sesuai aturan. “Bapak Suharso Monoarfa terpilih secara aklamasi. Berikan kesempatan kepada ketua umum hasil ┬ámuktamar untuk bekerja mencapai target kemenangan pada Pemilu 2024,” katanya.

Madini mengingatkan, bahwa saatnya melakukan kerja elektoral untuk meningkatkan perolehan suara PPP pada pemilu legislatif mendatang. “Hindari kesan PPP sebagai Partai Konflik. Saatnya kita bekerja untuk membesarkan partai ini sebagai warisan para ulama pendahulu kita. Merawat persatuan dengan pembangunan sebagai ikhtiar mencari jalan pulang menuju ka’bah,” katanya.

Madini mengajak semua kader dan pengurus PPP untuk bekerja keras dan bersama-sama berikhtiar membesarkan PPP. “Bukan justru ribut karena kecewa gara-gara tidak masuk dalam struktur Dewan Pimpinan Pusat PPP. Posisi kita di mana pun tidak masalah, jika memang ikhlas mengabdi untuk membesarkan partai ini,” katanya. [wir/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar