Politik Pemerintahan

PPP Jember: Jangan Ada Lagi Dualisme Partai Pasca Muktamar

Ketua DPC PPP Jember Madini Farouq

Jember (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Jember, Jawa Timur, berharap tak ada lagi perpecahan di tubuh partai tersebut setelah muktamar nasional tahun ini berakhir.

“Kita belajar dari konflik dualisme PPP pada masa lalu. Jangan sampai setelah muktamar ini menyisakan persoalan. Kami harapkan muktamar ini bisa menyatukan semua kekuatan dan bersama-sama membesarkan PPP,” kata Ketua DPC PPP Jember Madini Farouq, Senin (14/12/2020).

Muktamar Nasional PPP akan digelar empat hari lagi. Madini berharap jangan sampai ada kader yang keluar dari PPP. “Justru yang berada di luar bisa ditarik untuk membesarkan PPP. Contoh muncul nama Sandiaga Uno. Tinggal bagaimana, kalau pak Sandiaga serius bersama PPP, ya ayo. Ini kan kekuatan dan potensi di luar yang harus ditarik masuk ke dalam PPP,” kata Madini.

Madini berharap, muktamar kali ini bisa merumuskan langkah-langkah strategis untuk membesarkan PPP. Partai berlambang ka’bah ini lolos dari lubang jarum setelah lolos parliamentary threshold dengan persentase mepet dengan batas empat persen.

“Kami harapkan pada muktamar ini selain ada langkah strategis membesarkan PPP, juga ada langkah bagaimana mengubah citra PPP: agar tidak hanya terkesan menjadi partai orang tua, tapi partai anak-anak muda,” kata Madini. [wir/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar