Politik Pemerintahan

PPKM Mikro di Kota Madiun Diperpanjang, Jam Malam Ditambah

Wali Kota Madiun saat memberikan keterangan di depan wartawan, Selasa (9/3/2021)

Madiun (beritajatim.com) – Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di Kota Madiun diperpanjang mulai hari ini hingga 22 Maret 2021. Ada beberapa peraturan berbeda dari PPKM sebelumnya.

“Salah satunya jam operasional pedagang bakal diperpanjang hingga 23.00. Sebelumnya hanya sampai pukul 22.00,” kata Wali Kota Madiun Maidi kepada beritajatim.com, Selasa (9/3/2021).

Maidi menambahkan, sekarang ini musim penghujan. Kalau pedagang seja sore diminta tutup, kemungkinan dagangannya belum habis. “Kalau dibatasi sampai pukul 11 (malam) kan kemungkinan dagangannya sudah habis,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot Madiun juga akan menghidupkan lampu penerangan jalan umum seperti semula. Artinya, tidak ada lagi pemadaman. Namun, wali kota berharap kelonggaran yang diberikan ini juga dibarengi dengan peningkatan disiplin protokol kesehatan.

Sebab, kelonggaran pada kegiatan bukan berarti juga kelonggaran pada protokol kesehatannya. “Kalau kemudian banyak yang tidak tertib protokol kesehatan dan kasus kembali naik, ya kita perketat lagi. Jam operasional kita majukan dan pemadaman lampu kita berlakukan lagi,” tegasnya.

Karenanya, wali kota meminta masyarakat untuk patuh anjuran dan tertib aturan. Protokol kesehatan, kata wali kota, tidak boleh ditinggalkan dan justru harus ditingkatkan. Hal itu penting, agar pengendalian Covid-19 yang sudah cukup bagus ini tetap bisa dipertahankan dan ditingkatkan.

“Saat ini tidak ada RT di kota kita yang berstatus merah atau orange. Hanya ada kuning sekitar 50 RT. Sisanya sudah hijau. Yang hijau ini kita pertahankan dan yang masih kuning kita upayakan segera hijau. Makanya saya minta masyarakat disiplin protokol kesehatan,” tutupnya. [asg/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar