Politik Pemerintahan

PPKM Jilid II, Pemkot Malang Maksimalkan Peran RT/RW

Wali Kota Malang, Sutiaji.

Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang bakal memaksimalkan peran ketua RT/RW di wilayah masing-masing untuk terus mengingatkan warganya tertib protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kota Malang masuk dalam 73 kota/kabupaten yang menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 8 Februari 2021.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, pada awal-awal pandemi Covid-19 pemerintah telah memberikan sejumlah bantuan untuk penguatan kampung tangguh. Bekal itulah yang akan dimaksimalkan kembali agar masyarakat tetap tertib protokol kesehatan.

“Yang terpenting saat ini bagaimana penguatan di tingkat paling bawah, mulai dari RT-RW agar tahu bahwa Covid-19 semakin mengganas. Dulu sudah diberikan sejumlah bantuan (prokes), sekarang tinggal dimaksimalkan dengan pemahaman,” ujar Sutiaji.

Sutiaji mengatakan, mereka juga rutin melakukan pertemuan dengan para camat dan lurah untuk terus melakukan sosialisasi tertib prokes. Setelah vaksinasi simbolis dilakukan oleh Presiden RI dan Wagub Jatim. Para lurah dan camat juga diminta untuk melakukan sosialisasi soal vaksin.

“Pemahaman secara berangsur soal efektivitas vaksin juga dilakukan. Kalau sudah ya saran kami segera digerakkan agar masyarakat tidak menunggu,” ujar Sutiaji.

Sutiaji mengatakan, soal ketertiban memakai masker bagi warga Kota Malang sebenarnya sudah tinggi. Tetapi saat ini tidak hanya berhenti dengan 3 M melainkan 5 M. Yakni, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Kalau sudah teredukasi, harapannya menjadi kebiasaan kalau keluar rumah terapkan protokol kesehatan. Saya lihat pakai masker kedadaran masyarakat sudah mulai tinggi,” tandasnya. [luc/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar