Politik Pemerintahan

Potensi Kemaritiman Gresik Belum Tergarap Maksimal

Salah satu dermaga Nelayan Lumpur Gresik yang potensinya belum tergarap secara maksimal

Gresik (beritajatim.com) – Potensi kemaritiman di jantung Kota Gresik belum tergarap maksimal. Sejauh ini, potensi tersebut belum tersentuh oleh pemerintah daerah setempat. Padahal, menurut studi akademik ada pendapatan asli daerah (PAD) di sektor ini jika ditaksir bisa mencapai Rp 20 miliar.

Salah satu potensi yang dimaksud ada di dermaga Nelayan Lumpur Gresik. Saat ini, ditempat tersebut ada 500 taksi air. Yakni, transportasi perahu warga setempat yang mengantarkan dari dermaga menuju ke kapal-kapal besar di tengah laut. Hampir setiap hari lalu lalang taksi air ini terjadi. Bahkan sangat padat. Namun, saat ini para supir taksi air ini belum terjamin akan keselamatannya. Misalnya penataan kapal hingga STNK.

Menurut Dosen Teknik Perkapalan Universitas Muhammdiyah Gresik, Ali Yusa menuturkan, perairan Gresik tepatnya di sekitaran dermaga Lumpur terdapat puluhan kapal tak bertuan. Hasil studinya setidaknya terdapat sekitar 75 kapal tenggelam dan tidak dimanfaatkan. “Banyak sekali dibawah boi 10 itu banyak dan ini kapal baja diatas 1.000 dwt dengan panjang sekitar 50 meter ke atas,” tuturnya, Minggu (21/03/2021).

Ia menjelaskan, saat ini PAD dari sektor kemaritiman sudah masuk. Namun, dari hasil penelusuran setidaknya masih terdapat sekitar Rp 20 miliar yang masih berpotensi didapat Pemkab Gresik. “Tidak hanya bangkai kapal saja. Di dermaga Lumpur juga terdapat potensi seperti terminal khusus, terminal untuk keperluan sendiri. Disana juga ada kapal pinisi yang setengah tenggelam. Kalau ini dimanfaatkan bisa menjadi wisata baru. Kemudian, dermaga di Lumpur itu bisa dibersihkan karena saat ini kotor,” paparnya.

Terkait dengan potensi ini lanjut Ali Yusa, pihaknya berencana bakal menggandeng Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik untuk langkah awal. Terutama soal keberadaan taksi air ini. Sebab selama ini, taksi air itu berjalan sendirian tanpa kehadiran pemerintah. “Kami juga berkomunikasikan dengan Pemkab Gresik, yang jelas ini merupakan potensi baru dan bagus apabila pemerintah daerah hadir,” pungkasnya. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar