Politik Pemerintahan

Positif Covid-19, Wali Kota Mojokerto Lantik 327 Pejabat Secara Virtual

Mojokerto (beritajatim.com) – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat dinyatakan positif terpapar Covid-19. Hal ini disampaikan saat ini saat melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 327 pejabat pimpinan tinggi, administrator, pengawas dan fungsional secara virtual, Selasa (29/12/2020).

Sebanyak 327 pejabat yang diambil sumpah jabatannya berada di Rumah Rakyat Jalan Hayam Wuruk dan Pendopo Pemkot Mojokerto. Wakil Wali Kota Mojokerto, Achmad Rizal Zakaria berada di Rumah Rakyat, sementara Wali Kota berada di rumahnya Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Secara virtual, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menegaskan, jika saat ini angka terpapar Covid-19 semakin meningkat. “Kita semua harus tetap waspada dan selalu senantiasa menjaga protokol kesehatan. Kalau sebelumnya ada 3M, maka saat ini 4M yang harus kita sosialisasi dan terus kita gelorakan serta sampaikan untuk ditaati dan dilaksanakan,” ungkapnya.

Yakni memakai masker, mencuci tangan menggunakan air mengalir dengan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak aman dan menghindari kerumunan (social distancing). Masih kata Ning Ita (sapaan akrab, red), pelaksanaan pelantikan kali ini dilakukan dalam jumlah yang sangat besar dikarenakan adanya perubahan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru.

“Maka kami mengupayakan social distancing tetap kita lakukan dengan membagi dua tempat dan menjaga jarak aman satu dengan lainnya. Dan berdasarkan hasil rapid test PCR atau swab, saya dinyatakan positif terpapar Covid-19. Saya tidak tahu dari mana karena kami juga sudah berupaya bagaimana menerapkan 3M,” katanya.

Tetapi, lanjut Wali Kota, memang dari seluruh bagian yang ada di sekitarnya yang ada di ring satu Wali Kota sudah pernah ada yang terpapar Covid-19. Sehingga kemungkinan saling terkait satu sama lain. Masih kata Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini menjelaskan, jika kondisi dirinya saat ini dalam keadaan sehat dan tidak ada gejala apapun.

“Bisa saya sampaikan kondisi saya saat ini sangat sehat, tidak ada gejala apapun dan keluhan apapun. Dan saya tetap bisa menjalankan tugas dari kewajiban saya dalam menjalankan pemerintahan meskipun harus dilakukan dengan jarak jauh dan tetap menjalankan protokol kesehatan. Sampaikan kepada masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan,” ujarnya.

Wali Kota menambahkan, jumlah kapasitas ruang isolasi di Rumah Susun (Rusunawa) Cinde Kecamatan Prajurit Kulon dan empat rumah sakit daerah dan swasta di Kota Mojokerto sudah over kapasitas. Wali Kota berpesan agar masyarakat Kota Mojokerto terus menjalankan 4M sambil terus berdoa. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar