Politik Pemerintahan

Positif COVID-19 Tambah 2 Orang, Pemkab Kediri Lakukan Tracing

Kediri (beritajatim.com) – Penyebaran virus Korona di Kabupaten Kediri kembali menunjukkan trend kenaikan. Berdasarkan update data Gugus Tugas Penanganan Penyebaran COVID-19 setempat ada tambahan dua kasus terkonfirmasi positif, pada Rabu (6/5/2020).

Dua orang terpapar virus Korona ini berasal dari Desa Bobang di Kecamatan Semen. Keduanya memiliki kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Desa Bobang sebelumnya.

“Saat ini keduanya melakukan isolasi mandiri dan dalam pengawasan tenaga medis,” kata Juru Bicara GTPP COVID-19 Kabupaten Kediri dr. Ahmad Chotib.

Dengan tambahan dua kasus ini, saat ini terdapat 27 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri. Dimana, delapan orang PDP kini menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara lainnya tengah melakukan isolasi mandiri dengan pendampingan petugas.

“Selain itu dapat kami sampaikan bahwa hari ini dilaksanakan tes swab di Puskesmas Ngasem, Puskesmas Wonorejo dan Puskesmas Pare. Tes swab di Puskesmas Wonorejo adalah tindak lanjut dari rapid tes karyawan salah satu pabrik rokok di Tulungagung yang hasilnya reaktif. Sementara untuk tes swab di Puskesmas Ngasem dan Puskesmas Pare adalah follow up dari kasus terkonfirmasi positif sebelumnya di wilayah yang sama,” tutupnya.

GTPP COVID-19 Kabupaten Kediri kembali mengingatkan agar masyarakat mematuhi instruksi physical dan sosial distanding dan tetap berada di rumah, untuk memutus mata rantai penyebaran virus. Disisi lain, pihak Satpol PP Kabupaten Kediri terus melakukan patroli kewilayahan untuk mencegah adanya kerumuman orang di suatu tempat, seperti warung dan kafe. [adv kominfo/nm].

Apa Reaksi Anda?

Komentar