Politik Pemerintahan

Ponorogo Dapat Kuota Rekrutmen CPNS, Ini Formasinya

Kepala BKPPD) Ponorogo Winarko Arief.(foto : Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pemerintah akan kembali membuka rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS). Rencananya pengumuman rekrutmen dan seleksi administrasi akan digelar pada akhir tahun ini. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Ponorogo Winarko Arief mengaku sudah beberapa kali dipanggil kemenpan RB maupun BKN guna mengikuti rapat koordinasi. “Pengumuman rekrutmen dan seleksi administrasi rencananya dilakukan tahun ini. Namun untuk seleksi selanjutnya akan digelar awal tahun depan,” kata Winarko, Rabu (23/10/2019).

Dia mengungkapkan jika rangkaian seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) digelar Februari atau Maret tahun depan. Koordinasi rapat terakhir, Winarko mengatakan pusat sudah menyampaikan estimasi formasi CPNS untuk Ponorogo di rekrutmen akhir tahun ini. “Insyallah untuk Ponorogo rencananya akan ada 503 formasi CPNS. Semoga pemerintah pusat segera mengumumkannya secara resmi,” katanya.

Sebelumnya Pemkab mengusulkan 531 formasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 357 formasi merupakan formasi PPPK. Namun, kebijakan pusat merevisi tinggal 503 formasi. Dengan catatan tidak ada formasi untuk PPPK, jadi keseluruhannya nanti CPNS. “Jadi 503 itu semuanya formasi CPNS, tidak ada PPPKnya,” katanya.

Dari 503 formasi, rinciannya sebanyak 298 formasi untuk tenaga guru, 92 formasi tenaga kesehatan, serta 113 formasi tenaga teknis lainnya. Dari 298 formasi tenaga guru, sebanyak 150 formasi untuk guru kelas. Selain itu, kuota untuk guru pendidikan agama Islam (PAI) sebanyak 91 formasi. Sebanyak 42 formasi untuk guru pendidikan jasmani (penjas) dan guru mata pelajaran (mapel) sebanyak 5 formasi. “Karena selama ini kebutuhan guru masih tinggi dan kebanyakan dicover oleh guru tidak tetap (GTT). Sengaja pemerintah pusat memberi kuota terbanyak untuk formasi tersebut,” pungkasnya.(end/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar