Politik Pemerintahan

Ponorogo Berjuang Turunkan Level PPKM, Ini yang Dilakukan

Sekda Ponorogo Agus Pramono. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Sejak status PPKM level 3 disematkan kepada Kabupaten Ponorogo, sejumlah kegiatan masyarakat mulai boleh dilakukan. Meskipun begitu, kegiatan masyarakat itu masih dibatasi. Seperti kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) oleh sekolah-sekolah. Siswa yang datang ke sekolah masih dibatasi hanya sebanyak 50 persen.

“Karena sudah PPKM level 3, kita lagi berusaha mengubah Ponorogo menjadi PPKM level 2,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Pramono, Rabu (15/9/2021).

Untuk menuju PPKM level 2, tentu ada assesmen harian dari Pemerintah Pusat terkait perkembangan pandemi Covid-19 di Ponorogo. Yakni dilihat dari jumlah konfirmasi positif, jumlah yang rawat inap di rumah sakit dan tingkat kematian akibat Covid-19. Untuk tingkat kematian, setidaknya setiap hari tidak lebih dari 2 orang. Selain 3 indikasi itu, yang tidak kalah penting yakni respon pemkab setempat sendiri. Respon dengan testing, tracing dan treatmen. “Untuk testing kita sudah lebih baik. Dari 1 kasus positif, kita sudah 15 orang lebih yang kita testing,” katanya.

Lebih lanjut, pemkab setempat membuat kebijakan yang solutif tentang tracing ini. Yakni bagi orang yang akan vaksinasi, dilakukan screening swab antigen. Dengan begitu dampaknya bagus, orang yang divaksin bisa disebut tidak terpapar Covid-19. “Positif rate kita sudah mampir dibawah 5 persen, tentu ini modal yang bagus untuk menuju level 2 PPKM,” katanya.

Selain indikator-indikator tersebut, ada ketentuan baru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat, jika ingin daerahnya PPKM level 2. Yakni dengan indikator vaksinasi yang mencapai 50 persen. Sementara untuk Ponorogo hingga saat ini mencapai 29 persen di dosis pertama. “Ketentuan baru yang harus 50 persen vaksinasi ini, tentunya agak sulit,” katanya.

Tetapi ada pengecualian bagi daerah yang akan naik di level 2, mereka masih diberi kesempatan selama 2 minggu ini untuk menuju level 3 tanpa indikator jumah vaksinasi. “Batasan vaksinasi masih akan diberlakukan dalam 2 minggu lagi. Saya optimistis dalam 2-3 hari ini, Ponorogo sudah bisa level 2” pungkasnya. (end/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar