Politik Pemerintahan

Polresta Malang Kota Targetkan 100 Kampung Tangguh Untuk Lawan Covid-19

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata memberikan bantuan beras secara simbolis di Kampung Tangguh Semeru, RW 14 Lowokwaru.

Malang(beritajatim.com) – Polresta Malang Kota terus menabuh genderang melawan pencegahan Covid-19. Diantaranya, memperbanyak jumlah Kampung Tangguh Semeru. Mereka baru saja meresmikan Kampung Tangguh, di Jalan Mawar Gang I, RW 14 Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jumat (5/2/2021).

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan, Kota Malang merupakan pelopor Kampung Tangguh di Indonesia. Kampung Tangguh Semeru pertama ada di Kampung Narubuk, Sukun, Kota Malang. Sampai saat ini, sudah ada sebanyak 85 Kampung Tangguh Semeru. Mereka akan terus menambah sekitar 13 hingga 17 lokasi hingga mencapai 100 Kampung Tangguh.

“Sehingga, jumlahnya bisa melewati angka 100 Kampung Tangguh Semeru. Ini adalah wujud motivasi dari kita kepada masyarakat dalam melawan penyebaran Covid-19. Jika masyarakat berperan aktif, mudah-mudahan akan bertahan dan mampu mengurangi angka penyebaran Covid-19,” ujar Leonardus.

Leonardus berpesan kepada masyarakat agar terus gencar melakukan sosialisasi kepada warga, tetangga, dan orang terdekat. Saat ini cara paling ampuh melawan Covid-19 dengan 5 M, yakni, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Mohon kepada tokoh agama. Seperti ustaz, kiai, habaib, maupun pendeta atau romo untuk saat melakukan ceramah atau khutbah baik saat salat jumat maupun kebaktian untuk melakukan imbauan soal 5 M,” kata Leonardus.

Keberadaan Kampung Tangguh Semeru, bisa memberikan edukasi kepada masyarakat. Terutama, tidak menghindari pasien yang telah terkonfimasi positif Covid-19. Warga tidak perlu takut untuk mengakui dan bisa langsung dikoordinasikan dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang ada jika ada yang positif.

“Nantinya, akan diarahkan untuk mendapatkan perawatan menuju safe house Jalan Kawi atau RS Lapangan Ijen Boulevard. Karena sudah tidak boleh ada isolasi mandiri (isoman),” tutur Leonardus.

Sementara itu, Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona mengatakan, Kampung Tangguh Semeru bisa menjadi pusat informasi tentang bahaya penyebaran Covid-19. Termasuk informasi vaksin sinovac yang sedang dilakukan oleh Pemerintah.

“Bisa memberikan imbauan masyarakat untuk mengikuti vaksinasi sebagai salah satu bentuk pencegahan penularan Covid-19 untuk membentuk herd immunity. Berbagai informasi bisa disaring dan mencegah penyebaran berita bohong,” tandas Ferdian. (Luc/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar