Politik Pemerintahan

Polresta Malang Kota Gencar Bagi Masker Hingga ke Pasar Tradisional

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata membagikan masker ke pedagang pasar.

Malang(beritajatim.com) – Penyebaran Covid-19 di Kota Malang masih tinggi. Penyebab tingginya angka Covid-19 dikarenakan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan masih kurang. Salah satunya, memakai masker.

Polresta Malang Kota berinisiatif meningkatkan kesadaran masyarakat dengan berbagi masker. Kegiatan bagi-bagi masker menyasar sejumlah obyek publik dan tempat-tempat keramaian. Salah satunya, Pasar Tawangmangu, Lowokwaru, Kota Malang, Jumat, (5/2/2021).

“Setiap hari saya bersama pak Dandim (Komandan Kodim 0833 Kota Malang) membagikan masker. Total ada 50 ribu masker yang kami bagikan setiap hari. Menyasar pasar tradisional, terminal, stasiun dan tempat kerumunan lain,” kata Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata.

Saat ini Pemerintah sedang menggencarkan sosialisasi 5 M. Yakni, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas. Temuan di lapangan, masih banyak warga yang kurang tepat memakai masker hingga lupa tidak membawa masker.

“Temuan kami masih ada yang tidak memakai masker. Ada yang memakai masker penggunaannya tidak tepat. Maskernya tidak menutupi hidung, hal-hal inilah yang akan terus kita edukasi,” ujar Leonardus.

Sementara itu, Komandan Kodim 0833/Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona, mengatakan TNI dan Polri akan terus bersinergi dalam memberikan edukasi memakai masker di tempat publik. Dia berharap Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Malang dapat menekan angka penyebaran Covid-19.

“Unsur TNI dan Polri dalam melakukan edukasi akan terus membagikan masker di tempat publik. Jangan asal tempel tapi perlu di edukasi masker ini. Semoga PPKM jilid II bisa mempengaruhi angka konfirmasi positif di Kota Malang,” tandas Ferdian. (Luc)



Apa Reaksi Anda?

Komentar