Politik Pemerintahan

Bawaslu Pamekasan Minta Timses Prabowo-Sandi Lengkapi Berkas

Pamekasan (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pamekasan menyatakan segera melakukan proses investigasi terkait laporan dari Tim Sukses (Timses) Capres dan Cawapres, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Sebab timses pasangan capres dan cawapres nomor urut 2 itu melaporkan salah satu anggota Polri di lingkungan Polres Pamekasan, Kamis (4/4/2019) kemarin. Karena diduga tidak netral dalam penyelenggaraan pesta demokrasi yang akan digelar serentak 17 April 2019 mendatang.

“Benar kemarin kita mendapat laporan dari timses capres-cawapres 2, saat ini sudah kita tangani dan dalam proses investigasi,” kata Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Pamekasan, Sukma Umbara Tirta Firdaus kepada beritajatim.com, Jumat (5/4/2019).

Tidak hanya itu, pihaknya juga memastikan bakal memanggil yang bersangkutan dalam proses investigasi yang akan digelar dalam waktu sepekan ke depan. “Pastinya yang bersangkutan juga akan kita panggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut, deadline kita lakukan dalam waktu tujuh hari ke depan,” ungkapnya.

“Sementara karena berkasnya belum lengkap, jadi kami beri waktu tiga hari dari pihak pelapor (timses Prabowo-Sandi) untuk melengkapi berkas. Kalau berkasnya sudah lengkap, baru kita investigasi,” tegasnya.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, timses Prabowo-Sandi melaporkan salah satu anggota Polri berdasar aduan masyarakat terkait beredarnya video yang berisi ajakan untuk memilih pasangan capres cawapres Jokowi-Ma’ruf pada pemilu mendatang.

Laporan tersebut disampaikan langsung ke Kantor Bawaslu Pamekasan, Jl Segara, Kelurahan Juncancang, Pamekasan. Mereka melaporkan isi video yang menilai oknum pejabat korp baju cokelat tidak netral dalam proses pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan. [pin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar