Politik Pemerintahan

Polres Mojokerto Larang Masyarakat Mudik Lebaran

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander.

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah pusat resmi mengeluarkan larangan mudik Lebaran 2021 bagi seluruh masyarakat Indonesia. Untuk itu, Polres Mojokerto mengimbau agar masyarakat tidak mudik lebaran agar tidak muncul klaster-klaster baru dalam penyebaran Covid-19.

“Disampaikan kepada seluruh warga masyarakat, untuk tidak mudik lebaran. Karena untuk mengantisipasi munculnya klaster-klaster baru. Dalam situasi pandemi ini, kami menyakini bahwa warga masyarakat bisa sama-sama mengerti,” ungkap Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander, Senin (29/3/2021).

Sebelum pandemi Covid-19, lanjut Kapolres, mudik lebaran merupakan salah satu wujud silaturahmi. Namun dalam kondisi saat ini, Kapolres berharap, silaturahmi dengan keluarga bisa diubah dengan sistem dalam jaringan (daring) yang merupakan hal tersebut adalah saran dari pemerintah.

“Tujuannya agar tidak memunculkan klaster-klaster baru, dimana situasi wilayah Kabupaten Mojokerto sudah masuk dalam tahap zona kuning dan banyak yang masuk zona hijau. Ini yang kita masih berjuang agar nanti wilayah Kabupaten Mojokerto masuk ke dalam zona hijau,” katanya.

Kapolres menambahkan, sistem pengendalian arus lalu-lintas saat Hari Raya Idul Fitri mendatang masih dikomunikasikan dengan Dinas Komunikasi (Dishub). Agar nantinya ada aturan dan juga pengendalian sistem seperti perlintasan dan jalur tidak ada kemacetan saat lebaran.

“Nanti prosesnya akan kita atur. Apakah kita gunakan proses PPKM secara mikro atau mungkin kita akan lakukan penutupan jalur, yang mana akan bersifat akan ada mobilitas dari wilayah luar Kabupaten. Namun ini masih dalam penggodokan, pembicaraan dengan Forkopimda untuk mengantisipasi munculnya klaster-klaster baru,” tegasnya.

Hal yang sama ditegaskan Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra. “Kalau memang aturan pemerintah pusat dilarang untuk mudik, kita juga melakukan hal yang sama. Ini juga demi mencegah penyebaran Covid-19. Sementara ini, pemerintah masih melarang mudik,” tambahnya. [tin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar