Politik Pemerintahan

Polling Online, Masyarakat Ingin Lumbung Pangan Jatim Diperpanjang

Surabaya (beritajatim.com) – Pelaksanaan program Lumbung Pangan Jawa Timur berakhir 21 Juli nanti. Belum ada kepastian apakah program tersebut berlanjut atau berhenti. Namun, sebagian besar masyarakat menginginkan program tersebut tetap berlanjut.

Keinginan masyarakat itu muncul saat pengelola Lumbung Pangan Jatim menggelar permainan polling pada Instagram mereka. Bentuknya pertanyaan apakah Lumbung Pangan Jatim perlu diperpanjang atau tidak?. Respon pertanyaan itu cukup banyak.

Lebih dari seribu akun melihat permainan polling tersebut. Ratusan akun menjawab dengan pernyataan ingin program tersebut berlanjut. Misalnya akun @maehani8593 menulis kalimat ‘perlu banget, wajib permanen dong biar bisa membantu masyarakat’.

Lalu ada @cintafinda yang menyatakan kepuasan menikmati layanan Lumbung Pangan Jatim. Pada polling tersebut dia menulis kalimat ‘Iyyaaa….. Kami puas belanja di LumbungPangan, jangan selesai dulu please…’. Masih banyak akun lainya yang memberi respon positif.

Selain itu, harga bahan pokok yang ditawarkan Lumbung Pangan Jatim lebih murah daripada pasar. Masyarakat bisa mendapat layanan itu melalui fasilitas online. Permainan polling tersebut memang berlangsung online. Tapi, pernyataan pemilik akun merupakan perwakilan sebagian besar masyarakat. Mereka ingin Lumbung Pangan Jatim tetap ada.

Erlangga Satriagung, pengelola Lumbung Pangan Jatim bersyukur melihat respon positif masyarakat. Program yang dimulai 21 April itu memberi manfaat. Karena itu, masyarakat ingin program ini terus ada. “Bukti bahwa pemerintah hadir untuk masyarakat,” tuturnya.

Memang, Lumbung Pangan Jatim sudah membuktikan fungsi dan manfaatnya. Salah satunya, keberhasilan menjaga harga tetap stabil. Tepatnya sepekan seusai lebaran. Harga ayam potong bersih di pasar mencapai Rp 40 ribu. Lumbung Pangan Jatim menyediakan stok Rp 27 ribu.

Tak lama, harga ayam potong di pasar turun. Produk tersebut kembali mendekati harga normal. Hal yang sama juga terjadi pada komoditas gula. Lumbung Pangan Jatim memiliki stok gula cukup banyak, Hal itu membuat masyarakat tidak melakukan panic buying. Harga gula selama beberapa bulan terakhir tetap stabil.

Manfaat lainya, Lumbung Pangan Jatim menyerap produk petani di Jawa Timur. Ratusan ton beras yang dijual ke masyarakat adalah produk petani beberapa daerah di Jawa Timur. “Wajar jika masyarakat meminta program ini tetap berlanjut,” kata Erlangga.

Meski begitu, Erlangga belum bisa memastikan apakah program tersebut tetap lanjut atau tidak. Lelaki yang juga Direktur Utama PT Panca Wira Usaha Jatim itu menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah provinsi. “Kami pelaksana, hanya menjalankan keputusan pemerintah,” ungkapnya. (tok/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar