Politik Pemerintahan

Politisi Nasdem Nilai Presiden Trump dan Bupati Faida Mirip

Jember (beritajatim.com) – Politisi Partai Nasional Demokrat Moch. Eksan menilai, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memiliki kemiripan dengan Faida, Bupati Jember, Jawa Timur. Sebagaimana Trump yang mencalonkan diri untuk periode kedua tahun ini, Faida juga demikian.

Amerika Serikat dan Jember sama-sama mengalami hubungan disharmonis antara eksekutif dan legislatif. “Gaya kepemimpinan Trump dan Faida bisa disebut 11-12 dalam mengelola pemerintahan. Kedua-duanya sama-sama menghadap mahkamah politik,” kata Eksan yang juga Wakil Ketua Bidang Agama dan Masyarakat Adat Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasdem Jawa Timur ini, Sabtu (7/11/2020).

Menurut Eksan, Trump menghadap sidang pemakzulan oleh Senat AS. “Sementara, Faida menghadapi sidang paripurna pemakzulan di DPRD Jember,” katanya.

Dari aspek pendukung, Eksan menilai Trump dan Faida juga mirip. “Betapun penuh kontroversi, Trump dan Faida mempunyai basis pendukung fanatik. Narasi kritis apapun acapkali dimaknai politis yang penuh ketidaksukaan,” kata pendiri Eksan Institute ini.

Pendukung Trump dan Faida sama-sama menilai, pemimpin mereka tegak lurus terhadap aturan dan tak mau sedikitpun berkompromi dengan praktik patgulipat antara penguasa, pengusaha, dan legislatif. Keduanya, menurut Eksan, sama-sama dinarasikan oleh pendukung masing-masing sebagai korban ‘politicking’ dan pembingkaian media sebagai pemimpin gagal.

“Padahal jujur, problem terbesar dari kepemimpinan (Trump dan Faida) adalah buruknya pola komunikasi publik,” kata Eksan. Komunikasi termasuk dengan parlemen yang juga menjadi representasi rakyat yang kemudian berujung pemakzulan.

Pemilihan umum menjadi tempat bagi rakyat Amerika Serikat untuk meminta pertanggungjawaban kepemimpinan Trump. “Bagaimana dengan rakyat Jember? Akankan nasib Bupati Faida sama dengan Presiden Trump? Sepertinya, rakyat Jember mayoritas menginginkan perubahan untuk meraih mimpi sebagai daerah yang adil, makmur dan sejahtera,” kata Eksan. Penentuannya tentu saja pada hari pemungutan suara 9 Desember 2020. [wir/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar