Politik Pemerintahan

Polemik Sumber Air Wendit, PTUN Jakarta Gelar Sidang Lokasi

Polemik pemanfaatan Sumber air Wendit di Kabupaten Malang saat ini memasuki tahapan sidang lokasi yang dilakukan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Malang (beritajatim.com) – Polemik pemanfaatan Sumber air Wendit di Kabupaten Malang saat ini memasuki tahapan sidang lokasi yang dilakukan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemerintah Kota (Pemkot) Malang Tabrani mengatakan, majelis Hakim dari PTUN Jakarta melakukan sidang lokasi guna melihat lokasi Sumber Wendit, yang berada di Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dengan didampingi perwakilan dari Pemkot Malang dan Pemkab Malang.

“Sidang lokasi ini dilakukan karena penggugat meminta permohonan peninjauan lokasi. Jadi hanya dilakukan pengecekan saja,” ungkap Tabrani di lokasi Sumber air Wendit, Jumat, (13/9/2019).

Dalam peninjauan lokasi ini, lanjut Tabrani, bertujuan memberikan kesempatan majelis hakim guna melihat lokasi aset-aset sumber air yang menjadi perkara dalam persidangan. “Yang dicek Sumber Wendit I, II dan III. Tidak ada dokumen atau surat yang diminta majelis hakim untuk diperlihatkan atau diserahkan kepada majelis hakim. Tapi majelis hakim sempat menanyakan siapa yang memasang plang bertuliskan ‘Intake’. Kalau dari Kota Malang tidak tahu siapa yang memasang,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Malang, Prasetyani Arum Anggorowati menyampaikan, kegiatan ini merupakan pemeriksaan tempat, menindaklanjuti dari permohonan Pemkab Malang guna mengkonfirmasi tentang kebenaran lokasi Sumber Wendit I, II dan III.

“Kegiatan ini untuk mengkonfirmasi antara dokumen, alat bukti, sebagai proses dari pembuktian, supaya hakim bisa menyimpulkan kira-kira dengan pengajuan Surat Izin Pemanfaatan Air (SIPA) yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sesuai tidak dengan yang di lapangan,” pungkas Arum. (yog/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar