Politik Pemerintahan

Polemik Aset Lahan NU Gresik yang akan Jadi Hotel Berbuntut Panjang

Gresik (beritajatim.com)- Polemik aset lahan tanah milik PCNU Gresik yang akan berubah fungsi menjadi hotel bintang tiga berbuntut panjang.

Lahan seluas 49.000 m2 itu yang berada di Jalan Wahidin Sudirohusodo, atau sisi timur exit tol Kebomas. Semula ada papan nama bertuliskan ‘Tanah Milik PCNU Gresik’.

Namun, kenyataan di lapangan papan nama tersebut sudah tidak ada, dan sudah diganti dengan ditutupi papan seng keliling.

Menanggapi aset lahan yang akan berubah fungsi itu. Sekretaris PCNU Gresik, Anharul Mahfudi saat dikonfirmasi mengatakan, permasalahan aset tersebut saat ini memang ramai dibicarakan.

Untuk itu, pengurus PCNU Gresik berusaha mencari titik temu siapa yang melakukan pengalihan aset.

“Kami segera rapat memanggil semua pengurus terkait dengan untuk mencari kronologi adanya aset yang berubah fungsi,” ujarnya kepada beritajatim.com, Selasa (7/05/2019).

Anharul Mahfudi juga mengatakan, dirinya juga tidak bisa berkomentar banyak mengenai aset lahan PCNU Gresik yang akan berubah fungsi.

“Untuk lebih jelasnya silahkan tanya ke KH.Chusnan Ali aja selaku Ketua Tanfidziyah,” ujarnya.

Sementara secara terpisah, KH.Chusnan Ali saat dikonfirmasi di nomor 0813311486xx juga tidak berkomentar banyak. Malah kiai asal Bungah, Gresik itu diminta menanyakan ke Husnul Khuluq.

“Silahkan tanya ke Pak Husnul Khuluq saja mas,” tuturnya.

Terkait dengan polemik itu, Wakil Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi GP Ansor Gresik, Sholahuddin menyatakan sebagai warga NU dirinya bangga kalau betul aset lahan itu akan dijadikan hotel bintang tiga sebagai badan usaha.

“Sepengetahuan saya baru pertama kali di Indonesia NU punya badan usaha perhotelan,” sindirnya menutup pembicaraan. (dny/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar