Politik Pemerintahan

PMII Protes Paripurna DPRD Tuban

Tuban (beritajatim.com) – Sejumlah orang aktivis mahasiswa yang berasal dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tuban menggelar aksi unjuk rasa dengan sasaran kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban, Selasa (17/7/2019).

Sejumlah mahasiswa PMII Tuban itu melakukan aksi turun jalan lantaran mempertanyakan pelaksanaan rapat Paripurna oleh para anggota DPRD Tuban yang telah di laksanakan di Yogyakarta pada pekan kemarin. Tak tanggung-tanggung rapat paripurna itu dilaksanakan di hotel bintang lima yang ada di Yogyakarta, selama tiga hari.

Pantauan beritajatim.com, sejumlah mahasiswa PMII Tuban itu melakukan aksinya dengan berjalan kaki dari jalan Sunan Kalijogo, Kota Tuban. Mereka kemudian menuju bundaran Patung Letda Sucipto, Tuban sambil berorasi sebelum melanjutkan aksinya ke gedung DPRD Tuban.

“Masih banyak masyarakat Tuban yang mengalami kegelisahan dan masih banyak warga miskin. Tapi ternyata para pimpinan dan wakil rakyat kita justru berfoya-foya di hotel bintang lima di Jogja,” teriak M Chanif Muayyad, salah satu aktivis PMII Tuban saat melakukan orasi.

Sejumlah mahasiswa saat sweeping di kantor DPRD Tuban

Para mahasiswa itu mengkritisi dan mempertanyakan berapa uang rakyat yang dihamburkan untuk menggelar rapat paripurna yang berlangsung di Hotel Melia Purosani Yogyakarta itu. Selain itu mahasiswa juga mempertanyakan alasan kenapa harus melakukan rapat Paripurna di luar gedung DPRD Tuban yang tentunya tidak sedikit anggaran yang dikeluarkan.

“Kami meminta kepada pimpinan DPRD Tuban untuk menjelaskan secara rasional kenapa harus melaksanakan rapat Paripurna di Jogja, apa gedung DPRD Tuban ini sudah tidak layak. Apa perlu gedung dewan ini kita segel,” tambah ungkap Mustofatul Adib, yang merupakan koordinator dalam aksi tersebut.

Rapat paripurna di hotel bintang lima itu dengan agenda penandatanganan dan persetujuan bersama, antara Bupati dengan pimpinan DPRD tentang rancangan KUPA dan PPAS PAPBD Tahun 2019.

Sementara itu, mahasiswa PMII yang melakukan aksi itu hanya ditemui oleh Kabag Humas dari DPRD Tuban saja yang menjelaskan bahwa semua anggota DPRD Tuban sedang tidak ada di kantor. Para mahasiswa pun sempat melakukan sweeping ke dalam kantor dewan dan tidak menemukan hasil apapun lantaran sudah kosong.

“Kami dari sekretariat dewan kita sudah mendengar aspirasi dari sahabat-sahabat. Untuk saat ini bapak ketua DPRD masih perjalanan dari Surabaya. Sedangkan masing-masing komisi masih ada agenda,” kata Sri Hidajati, Kabag Humas dan Hubungan Antar Lembaga DPRD Tuban saat menemui mahasiswa. [mut/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar