Politik Pemerintahan

PKS dan Kejati Sinergi Pembinaan Kebangsaan dan Hukum

Surabaya (beritajatim.com) – Melanjutkan program yang dilakukan DPP PKS, DPW PKS Jatim juga menggelar silaturahim kebangsaan. Setelah dari MUI Jatim dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, kini PKS Jatim melakukan Silaturahim Kebangsaan dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim pada, Jumat (28/5/2021).

Dalam kunjungannya itu, PKS Jatim menyampaikan siap bersama-sama menjaga kondusivitas Jatim dalam penegakan hukum di Jawa Timur. Selain itu, dalam turut menyukseskan Pemilu 2024, baik Pileg, Pilpres, maupun Pilkada.

Irwan Setiawan, Ketua DPW PKS Jatim memohon doa dan restu perjuangan PKS melayani rakyat Jatim dan penegakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. “Semoga semakin dipercaya rakyat dan lebih optimal dalam melayani dan berkontribusi,” ujarnya.

Irwan kemudian meminta masukan dan arahan dari Kajati, program apa yang harus dilaksanakan PKS untuk berkontribusi dalam penegakan hukum di Jawa Timur. “Mohon masukannya Pak Kajati untuk kami agar kami bisa berbenah lebih baik lagi,” kata Irwan.

Karena masa pandemi, kegiatan ini dilakukan dengan melalui protokol kesehatan. “Bagi kami silaturahim itu sangat penting. Kami tetap akan melaksanakan silaturahim meski pandemi, tentu dengan protokol kesehatan yang ketat,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, pria yang populer dipanggil Kang Irwan itu memperkenalkan pengurus dan program-program yang terkait. “Di kepengurusan ini memakai istilah Ketua, Sekretaris, Bendahara, saja. Dulu ada kata Umumnya, sekarang sudah dihilangkan. Kami dibantu oleh 13 bidang dan 11 bidang pembinaan daerah,” kata Irwan sambil tersenyum.

Ia melanjutkan, di PKS Jatim, ada Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK), Bidang Kesejahteraan Sosial (Kesos), Bidang Pembangunan Keumatan (BPU), Bidang Kepanduan dan Olahraga (BKO).

Pria 45 tahun itu kemudian menyampaikan bahwa karena melihat kondisi sosial ekonomi Jatim, dibentuk pula Bidang Tenaga Kerja, Bidang Tani Nelayan, Bidang Pembinaan dan Pengembangan Desa, juga Bidang Ekuintek LH.

“Semuanya bertugas melayani rakyat. Kami juga membentuk Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan Gugus Tugas
Kebencanaan yang memonitor dan membantu anggota dan warga yang terdampak pandemi dan bencana. Dalam pelaksanaannya juga selalu berkoordinasi dengan Satgas Covid Pemerintah, PMI, BPBD,” katanya.

Ada juga Bidang Polhukam yang memberikan advokasi kepada permasalahan hukum kepada warga yang membutuhkan pendampingan, tambah Irwan.

Dalam hal pembinaan wawasan kebangsaan dan wawasan hukum kepada anggota PKS, Irwan mengharapkan adanya sinergi dan kolaborasi dengan jajaran Kejati.

Membalas perkenalan itu, Ketua Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Mohamad Dofir, juga memperkenalkan timnya yang hadir, antara lain, Wakil Kejaksaan Tinggi Haruna , Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Rudi Irmawan, Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) M. Teguh Darmawan, dan Asisten Bidang Tindak Pidana Umum (Aspidum) Herry Ahmad Pribadi.

Dhofir memperkenalkan program Jaksa Menyapa. Bentuk kegiatannya misal untuk pencegahan narkoba, Kajati datang ke sekolah, ponpes, dan sebagainya. “Ini upaya preventif mencegah berbagai hal yang tidak diinginkan tadi,” ujarnya.

Selain itu, Kejati juga menyampaikan program sosial dalam membantu bencana di Jawa Timur serta program penanganan Covid19 di jajarannya.

Secara prinsip, Kejati siap membangun sinergisitas dan kolaborasi dengan seluruh unsur termasuk PKS, dalam hal pembinaan wawasan kebangsaan dan wawasan hukum.

Dalam pertemuan itu, turut serta, Sekretaris Ahmadi, Ketua Bidang Kaderisasi Abdul Rahman, Sekretaris Bidang Polhukam Dani Setiawan, Sekretaris bidang Humas Rully Agus Candra, dan Biro Protokoler Bustanul Arifin. (tok/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar