Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

PKL Gresik Dihimbau Tak Gunakan Trotoar untuk Berjualan

Gresik (beritajatim.com) – Fungsi trotoar digunakan untuk pejalan kaki. Namun kenyataan, banyak Pedagang Kaki Lima (PKL) memanfaatkan trotoar itu buat berjualan. Sebagai tindaklanjutnya agar tidak disalahfungsikan Pemda Gresik menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 tahun 2022.

Terbitnya Perda itu sebagai payung hukum untuk menertibkan PKL. Seperti di Jalan Gubernur Suryo Gresik serta depan Pasar Baru. Di tempat tersebut, banyak sekali pedagang yang berjualan memanfaatkan trotoar sebagai lapak berjualan.

Sebelum ada penertiban, Dinas Satpol PP Gresik melakukan sosialisasi. Harapannya, PKL turut berpartisipasi dalam keindahan dan kenyamanan bersama.

Kepala Dinas Satpol PP Pemkab Gresik Suprapto mengatakan, saat ini sudah banyak trotoar di wilayah perkotaan yang hilang fungsi. Selain itu, di sejumlah ruas jalan mengalami penyempitan karena banyaknya PKL yang berjualan disana.

“Kami himbau agar pedagang tidak menggunakan trotoar dan bahu jalan untuk berjualan. Karena selain mengganggu, juga dilihat tidak rapi,” katanya, Kamis (30/06/2022).

Ia menambahkan, imbas hilangnya fungsi trotoar juga menyebabkan jalan macet. Untuk itu, dalam waktu dekat anggotanya akan melakukan penertiban. “Ada sanksi dalam Perda tersebut bila tetap melanggar,” imbuhnya.

Saat ini lanjut Suprapto, anggotanya sudah memasang sejumlah banner pengumuman di beberapa titik. Hal itu dilakukan agar para pedagang lebih mudah untuk mentaati peraturan. [dny/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar