Politik Pemerintahan

PKL Alun-alun Bojonegoro Direlokasi, Berikut Lokasinya

PKL Alun-alun Bojonegoro melakukan bearing dengan DPRD Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim.com) – Tim Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, telah menyiapkan beberapa lokasi untuk memindahkan PKL yang ada di seputar Alun-alun Bojonegoro.

“Kami ini sudah menyiapkan lokasi yang tepat dengan berbagai pertimbangan,” ujar Ketua TIM Penataan PKL, Gunawan, Rabu (8/1/2020).

Lokasi baru yang disediakan bagi para PKL di Alun-alun Bojonegoro sudah tersusun dengan tepat karena berdasarkan perencanaan dan mempertimbangkan beberapa lokasi yang dianggap tepat.

“Hari ini bagi PKL di alun-alun rencananya ditempatkan di Jalan Hasyim Ashari utara, kemudian Jalan Imam Bonjol ke timur, lalu di Jalan Rajawali,” katanya.

Di Jalan Hasyim Ashari, lanjut mantan Kasatpol PP, ada 60 petak untuk 60 PKL. Masih ada 73 PKL yang disebar di Jalan Rajawali dinilai cukup dengan fasilitas air, listrik, dan masih banyak lagi. “Untuk jamnya, jam 16.00 Wib sampai 24.00 Wib,” ungkapnya.

Gunawan menyampaikan, relokasi PKL itu sesuai Peraturan Daerah nomor 15 tahun 2015 tentang PKL yang menggunakan fasilitas umum dan trotoar. Pihaknya berharap, semua PKL bisa melaksanakan perintah yang sudah disampaikan melalui surat tertulis bahwa sore ini harus segera menempati lokasi yang sudah ditentukan.

“Kami juga menunggu kabar dari Bupati Anna Mu’awanah apakah menerima rekomendasi dari DPRD untuk melakukan penundaan atau tidak. Karena jadwalnya sore ini harus bersih semua yang di alun-alun,” tandasnya.

Ketua PKL Alun-alun Bojonegoro, Sumarjo mengatakan, para PKL menolak untuk direlokasi karena tempat baru yang diberikan dinilai tidak strategis. Para PKL mengaku mau direlokasi dengan catatan tempatnya representatif dan memiliki fasilitas yang memadai.

Sumarjo meminta agar Bupati Anna Mu’awanah memberikan kesempatan selama satu bulan kedepan sambil menemukan solusi terbaik bagi para PKL. “Karena pengalaman sebelumnya, kami berkali-kali direlokasi malah jualannya sepi,” katanya. [lus/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar