Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

PKK dan Disperindag Lamongan Gelar Fasilitasi Legalitas Usaha P-IRT Bagi IKM

Lamongan (beritajatim.com) – Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Lamongan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar Fasilitasi Aspek Legalitas Usaha Pangan Industri Kecil Menengah (IKM) Tahun 2021, di Pendopo Lokatantra, Selasa (7/12/2021).

Ketua TP PKK Kabupaten Lamongan, Anis Kartika mengungkapkan, fasilitasi ini dilakukan demi tercapainya struktur ekonomi yang mandiri, sehat dan kokoh. Selain itu, fasilitasi ini juga salah satu dari upaya pembinaan dan pengembangan IKM di Lamongan agar lebih maju dan berdaya saing tinggi.

Lebih lanjut, Anis berharap, melalui fasilitasi ini, seluruh IKM Lamongan bisa mengantongi ijin Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT). Dengan demikian, pelaku IKM akan terus tumbuh, berkembang dan bisa memperluas pemasaran dan penjualan produknya.

“P-IRT adalah simbol dari produk yang aman untuk dikonsumsi. Konsumen saat membeli makanan ringan di marketplace, pasti yang dicari lebih dulu adalah ijin P-IRT. Untuk itu, PKK Lamongan bekerjasama dengan Disperindag, bagaimana caranya IKM Lamongan ini terus tumbuh, grow up. Ya dimulai dengan dukungan untuk punya ijin P-IRT ini,” tuturnya.

Menurut Anis, 17.212 unit usaha yang ada di Lamongan, terdapat 540 yang masuk industri menengah, 1.510 industri kecil, dan 15.051 industri mikro. Lalu, dari keseluruhan tersebut ada 35 persen IKM yang bergerak di bidang olahan makanan dan minuman. “Dengan banyaknya pengusaha tersebut, diharapkan dapat memberi iklim ekonomi yang mandiri di Lamongan,” harap Anis.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Industri Disperindag Lamongan, M Andi Suwiji, dalam kegiatan fasilitasi ini menjelaskan, agar suatu produk dapat masuk ke retail modern, maka harus memiliki kiat-kiat yang baik.

“Dengan banyaknya IKM di Lamongan, diharapkan bisa semakin melebarkan sayapnya dalam penjualan. 20 produk IKM sudah masuk ke retail modern, bahkan ada 60 produk yang Go Internasional. Cara untuk bisa masuk ke retail modern mudah, tentunya harus punya ijin P-IRT, kemudian memiliki desain kemasan yang bagus dan rasa yang enak,” terangnya.

Usai fasilitasi tersebut, sejumlah pelaku IKM Lamongan yang mengikuti kegiatan ini menerima secara simbolis sertifikat P-IRT.[riq/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar