Politik Pemerintahan

PKB Tunggu Perintah NU Soal Komunikasi dengan Hendy-Firjaun

Sekretaris DPC PKB Jember Ayub Junaidi [Foto: Oryza A. Wirawan]

Jember (beritajatim.com) – Belum ada komunikasi antara Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Jember, Jawa Timur, dengan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih Hendy Siswanto dan Firjaun Barlaman.

“Mungkin beliau masih menyelesaikan urusan internal. Kalau kami welcome. Tapi garis PKB adalah silakan ketemu dengan NU. Kami tunggu perintah NU bagaimana,” kata Sekretaris DPC PKB Jember Ayub Junaidi, Kamis (4/2/2021) sore.

Dalam Pilkada Jember 2020, PKB berkoalisi dengan PDI Perjuangan, Golkar, Perindo, Berkarya, dan PAN mengusung duet Abdus Salam dan Ifan Ariadna. Duet ini menduduki posisi buncit dari tiga pasang kandidat, dengan perolehan dukungan 232.648 suara atau 23,13 persen dari total suara sah.

Ketua Pengurus Cabang NU Jember Abdullah Syamsul Arifin mengatakan, sampai saat ini Hendy-Firjaun belum dilantik. “Setelah dilantik, kemudian ada komunikasi, kami harus membaca dan melihat bagaimana komunikasi itu akan dibangun,” katanya.

“Intinya secara personal boleh berbeda dalam proses (pilkada). Tapi secara kelembagaan, NU dan pemerintah harus tetap bersama-sama. Tinggal bagaimana proses itu berjalan semestinya,” kata Abdullah.

“Tapi kalau nanti diperlukan, apa yang bisa dilakukan NU untuk kepentingan berbangsa dan bernegara di Kabupaten Jember, tentu NU akan melibatkan diri sesuai dengan proporsinya. Kalau pun tidak, ya tetap akan memainkan peran sebagaimana mestinya. Karena peran kita di dalam politik sebetulnya ada pada politik kebangsaan,” kata Abdullah. [wir/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar