Politik Pemerintahan

PKB Tak Ingin Kursi Parlemen ‘Remang-remang’

Jember (beritajatim.com) – Partai Kebangkitan Bangsa menuntut agar persoalan di Daerah Pemilihan II Kabupaten Jember, Jawa Timur, segera dituntaskan.

Saat ini rekapitulasi suara di Dapil 2 ditunda, karena ada persoalan kesalahan surat suara. Ariandri Shifa Laksono, calon legislator DPRD Jember nomor urut 5 di Daerah Pemilihan 2, tidak tercantum dalam surat suara. Dalam surat suara justru tercantum nama Sugeng Hariyadi, calon legislator yang sudah meninggal dunia dan sudah diusulkan pergantiannya oleh DPC Hanura sebelum penetapan Daftar Calon Tetap (DCT).

Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PKB Jember Ayub Junaidi mengatakan, status hukum persoalan di Dapil II harus diperjelas. “Kalau tidak, dalam kaidah fikih (hukum Islam), ini (perolehan suara di Dapil II) masih barang syubhat (status remang-remang antara halal dan haram),” katanya.

PKB terimbas oleh persoalan di Dapil II. “Kami mendapat kursi. Tapi kursi ini menjadi pertanyaan juga kalau ternyata nanti keputusan Bawaslu ada PSU (Pemungutan Suara Ulang),” kata Ayub.

Ayub menyayangkan KPU Jember karena tak segera menyelesaikan persoalan ini sebelum proses rekapitulasi suara digelar. “Seharusnya sebelum rekap kabupaten sudah ada keputusan. Jangan diambangkan seperti ini. Kalau diambangkan seperti ini, orang berpikir aneh-aneh,” katanya.

Ayub tak mau berandai-andai soal kemungkinan pemungutan suara ulang. “Kami hormati keputusan KPU dan Bawaslu Jember,” katanya. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar