Politik Pemerintahan

PKB: Perda Pesantren akan Bikin Bupati Hendy Dikenang Rakyat Jember

Ketua DPC PKB Jember Ayub Junaidi [Foto: Oryza A. Wirawan]

Jember (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyarankan kepada pengurus cabang Nahdlatul Ulama setempat agar membentuk tim ahli khusus yang mengkaji peraturan daerah mengenai pesantren.

Perda pesantren dibutuhkan di Jember. “Agar saat membahas Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), cantolan hukum terkait bantuan kepada pesantren itu jelas,” kata Ketua DPC PKB Jember Ayub Junaidi.

“Alhamdulillah, sudah disikapi. Nantinya tim dari NU akan berkomunikasi dengan PKB. Kami akan undang seluruh pengasuh pesantren untuk memberikan masukan apa yang akan kita masukkan dalam raperda pesantren tersebut,” tambah Ayub.

Ayub mengatakan, perda pesantren akan menguntungkan pemerintah daerah. “Dengan sendirinya, Pak Hendy (Bupati Hendy Siswanto) akan berjalan beriringan membangun kekuatan dan kebersamaan, bukan hanya untuk pendidikan formal tapi juga untuk pendidikan pesantren. Jadi ending-nya, begitu selesai (masa jabatan Hendy), maka akan selesai semua dan itu akan dikenang masyarakat Jember,” katanya.

Ayub juga siap membuka komunikasi terus dengan Pemerintah Kabupaten Jember untuk kepentingan masyarakat. “Politik PKB adalah politik rahmatan lil alamin. Tawasud, ada di tengah. Kalau itu untuk kepentingan masyarakat, PKB harus mendukung. Kalau bertentangan dengan kepentingan masyarakat, PKB harus berteriak,” katanya. [wir/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar