Politik Pemerintahan

PKB: Lantik Segera Pejabat Definitif Pemkab Jember, Abaikan Titipan!

Jember (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyarankan Bupati Hendy Siswanto agar segera melantik pejabat definitif organisasi perangkat daerah (OPD).

Saat ini seluruh pejabat Pemkab Jember kecuali Sekretaris Daerah Mirfano dan Sekretaris DPRD Jember Jupriono berstatus pelaksana tugas. “Tidak akan terjadi akselerasi (pembangunan) yang baik jika bupati tidak segera mendefinitifkan seluruh pejabat yang hari ini berstatus pelaksana tugas,” kata Ketua DPC PKB Jember Ayub Junaidi.

Menurut Ayub, kewenangan pelaksana tugas terbatas. Mereka tidak bisa mempertanggungjawabkan anggaran. “Pertanyaannya: apakah bupati ragu-ragu untuk mendefinitifkan pejabat karena, menurut informasi yang saya dengar dan mudah-mudahan tidak benar, bupati ‘diriwuki’ oleh orang-orangnya yang menitipkan A, B, dan C. Itu seliweran yang kami dengar,” katanya.

Ayub mengingatkan, bahwa penentuan pejabat adalah hak prerogatif bupati yang tidak perlu diganggu. “Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) ini bukan jabatan politis. Saya hanya mengingatkan. OPD bukan seperti kementerian. Menteri itu jabatan politik yang jadi hak prerogatif presiden. Bisa saja presiden memberikan jabatan menteri kepada kader partai. Kalau Kepala OPD tidak bisa. Ada aturannya. Ini birokrasi,” katanya.

PKB menunggu langkah bupati untuk mengeksekusi APBD 2021. “Masyarakat juga bertanya kapan dieksekusi. Jalan masih seperti itu. Penerangan jalan umum banyak yang padam. PKB mendorong bupati kalau ingin mempercepat akselerasi, segera definitifkan,” kata Ayub.

“Kami tidak mau tahu siapa orangnya (yang menduduki jabatan definitif kepala OPD). Yang penting cocok kepada bupati dan bisa menerjemahkan apa yang diinginkan bupati. Syarat pejabat kan begitu: bisa menerjemahkan keinginan pimpinan. Tidak usah diriwuki agar proses pembangunan berjalan. Ini berbahaya. Kalau terlalu lama, ekspektasi masyarakat ini akan menjadi bandul yang menghantam bupati sendiri,” kata Ayub. [wir/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar