Politik Pemerintahan

PKB Lamongan bersama PKL Kibarkan Merah Putih Secara Serentak

Ketua DPC PKB Lamongan, H Abdul Ghofur yang juga Ketua DPRD Lamongan bersama komunitas PKL Lamongan mengibarkan bendera merah putih, di kawasan makam Tumenggungan depan RSUD Soegiri Lamongan, Selasa (3/7/2021)

Lamongan (beritajatim.com) – Ketua DPRD Kabupaten Lamongan, H Abdul Ghofur bersama para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Lamongan mengibarkan bendera merah putih secara serentak. Hal ini sebagai wujud dalam merawat semangat kebangsaan selama pandemi dan menjalani perpanjangan masa PPKM hingga 9 Agustus.

Dalam kesempatan tersebut, H Abdul Ghofur yang juga Ketua DPC PKB Lamongan ini mengungkapkan, selain gerakan melayani Indonesia dengan menyalurkan paket bantuan berupa sembako kepada warga isoman dan warga terdampak di Kabupaten Lamongan, pengibaran bendera merah putih dengan menggandeng para PKL ini juga merupakan Intruksi dari Ketua Umum DPP PKB, Gus Abdul Muhamin Iskandar (GUS AMI).

“Kita terus menggalakkan Aksi Melayani Indonesia (AMI), kemarin DPC PKB Lamongan telah membagikan sembako kepada warga Lamongan yang isoman di beberapa titik, termasuk hari ini kita juga mengibarkan bendera merah putih bersama komunitas PKL yang berada di sekitar kawasan makam Tumenggungan depan RSUD Soegiri Lamongan,” ungkap Abdul Ghofur saat dihubungi, Selasa (3/8/2021).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Ghofur itu menyampaikan bahwa dalam pengibaran bendera merah putih pada momen kemerdekaan ini pihaknya mengusung tema gerakan ‘Aku Cinta Indonesia (ACI)’. Menurutnya, hal itu sengaja dilakukan agar masyarakat tidak kehilangan harapannya sebagai bangsa yang besar dan selalu mengingat tentang sejarah bangsa yang mengalami proses begitu panjang.

“Melalui Gerakan ACI, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengingat perjuangan para pahlawan, agar kita selalu semangat dan tidak kehilangan harapan sebagai bangsa yang besar. Karena kondisi kita di Indonesia maupun dunia, tengah mengalami problem yang sangat sulit, kondisi sosial ekonomi dan kesehatan semuanya terkena imbas pandemi Covid-19,” terangnya.

Selain itu, Ghofur menambahkan, masalah ini tidak bisa hanya ditangani sendiri. Seluruh komponen masyarakat, lanjut Ghofur, harus bersinergi dan saling bahu membahu untuk melawan pandemi dan menghadapi problematika kehidupan bangsa akibat pandemi Covid-19.

“Kita harus tetap merawat semangat kebangsaan itu sendiri. Mari kita optimis bahwa pandemi Covid-19 ini akan bisa kita lalui secara bersama-sama. Kami yakin, jika kita bersinergi dan saling bahu membahu, maka Insya Allah pandemi ini akan cepat terkendali dan berlalu,” tandas Ghofur.

Terakhir, Ghofur sangat mengapresiasi atas aksi bersama yang dilakukan oleh komunitas PKL tersebut. Pihaknya juga mengharapkan kepada masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan aturan PPKM dari Pemerintah. Hal itu dilakukan demi keselamatan bersama.

“Disiplin prokes adalah kunci untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19. Kami berharap masyarakat khususnya para PKL ini juga tetap menjaga pola hidup sehat. Meski pandemi telah melandai, tapi bukan berarti Covid-19 sudah tidak ada. Kita harus tetap waspada, semoga Covid-19 segera berhenti dan hilang,” pungkasnya. [riq/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar