Politik Pemerintahan

PKB Ingin Ketua GP Ansor Jadi Calon Wabup Jember

Jember (beritajatim.com) – Partai Kebangkitan Bangsa resmi mendeklarasikan dukungan untuk Djoko Susanto dalam pemilihan bupati Jember, Jawa Timur, tahun depan. Mereka menginginkan agar Ayub Junaidi menjadi sekondan Djoko.

Ayub tahun depan akan berusia 44 tahun. Dia saat ini menjabat Ketua Gerakan Pemuda Ansor dan Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PKB Jember. Sebelumnya Ayub juga menjabat Wakil Ketua DPRD Jember 2014-2019.

Sekretaris Dewan Syuro Dewan Pimpinan Pusat dan juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang PKB Jember, Syaiful Bahri Ansori, mengatakan, Djoko-Ayub adalah pasangan ideal. “Ayub orangnya menggebu-gebu, Pak Djoko kalem. Ayub mewakili kelompok relijius, Pak Djoko kelompok nasionalis. Kira-kira begitu. Saya kira ini partner yang pas buat memimpin Jember ke depan,” kata Syaiful.

Menurut Syaiful, Djoko memiliki pengalaman birokrasi. Sementara Ayub memiliki pengalaman secara politik memimpin organisasi. “Ini diharapkan menjadi klop dan mudah mengerjakan sesuatu di Jember,” katanya.

Duet Djoko-Ayub dipercaya bisa memetakan persoalan-persoalan sekaligus solusi saat memimpin Kabupaten Jember. “Kelemahan (pemerintah Jember) saat ini kan tidak punya peta. Apa yang akan dikerjakan tidak tahu. Tidak ada prioritas, sehingga susah. Apa yang sudah dirasakan masyarakat? Saya harap Pak Djoko bisa memetakan itu dan menetapkan prioritas kerja,” kata Syaiful.

Sementara itu Ayub menyatakan akan mematuhi apapun keputusan partai. “Kami mendapat surat dari Desk Pilkada Dewan Pimpinan Pusat PKB bahwasanya sudah menyetujui Pak Djoko menjadi calon bupati di Jember,” katanya.

Djoko sudah melakukan kontrak jam’iyah dengan NU. “Tinggal bagaimana mesin politik di PKB dan NU bersama memenangkan ini,” kata Ayub.

Djoko juga mendapat tugas berkomunikasi dengan partai politik. Partai yang sudah sepakat mencalonkan Djoko adalah Gerindra, Perindo, dan Berkarya. Bagaimana dengan pembagian tugas Djoko dan Ayub jika terpilih menjadi bupati dan wakil bupati? “Itu sudah diatur undang-undang,” kata Ayub singkat. (wir/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar