Politik Pemerintahan

Pilbup Malang 2020

PKB: Hanya Nyai Latifah yang Mampu Kalahkan Petahana HM Sanusi

Malang (beritajatim.com) – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa, Ali Ahmad optimis pasangan calon yang diusung partainya, mampu mengalahkan petahana HM Sanusi-Didik Gatot Subroto di Pilkada Kabupaten Malang, Desember 2020 mendatang.

“Salah satu yang bisa, untuk hari ini mengalahkan petahana (HM Sanusi) adalah Bu Latifah. Karena apa, pada Pileg kemarin perolehan suaranya merata di Kabupaten Malang. Apalagi Bu Latifah sosok perempuan yang banyak melakukan perubahan di bidang pendidikan,” tegas Ali Ahmad, Sabtu (15/8/2020) sore usai menyerahkan rekom DPP PKB untuk Pilbup Malang 2020 pada pasangan Latifah Sohib dan Didik Budi Muljono.

Sebagai informasi, Nyai Latifah Shohib adalah kerabat dari Presiden RI Ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Dalam Pemilu 2014, Latifah terpilih sebagai Komisi X DPR RI dari Dapil Jatim V yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu dari PKB.

Nyai Latifah berasal dari darah biru NU, yakni pondok pesantren Denanyar Jombang. Kakeknya, KH Bisri Syansuri, adalah salah satu pendiri NU. Ia kembali terpilih sebagai anggota DPR RI tahun 2019. Perolehan suara Nyai Latifah saat itu menduduki peringkat kedua terbanyak dengan 109.992 suara, di bawah Diva sekaligus Artis, Krisdayanti (PDI-P).

Perolehan suara yang signifikan inilah mampu mengangkat marwah PKB hingga banyak memperoleh kursi di parlemen, baik tingkat daerah, propinsi hingga pusat. Patokan tersebut jadi amunisi ampuh PKB untuk menghentikan laju petahana yang didukung 5 parpol besar yakni PDIP, PPP, NasDem, Gerindra dan Partai Demokrat.

Sebelum berkarir di dunia politik, ibu tiga putera ini pernah bekerja sebagai guru dan dosen. Di tubuh DPP PKB saat ini, Nyai Latifah menjabat Anggota Dewan Syuro. Sejak periode 2014 sampai hari ini, Nyai Latifah Shohib masuk berstatus Anggota Komisi X DPR RI yang menaungi bidang Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, Olahraga dan Perpustakaan.

Bagi Ali Ahmad, sosok Nyai Latifah adalah mampu membawa perubahan besar. Porsinya di dunia pendidikan sudah tidak bisa diragukan lagi. “Saya kira Bu Latifah mampu membawa perubahan di Kabupaten Malang menjadi lebih baik kedepan. Setelah rekom ini kami serahkan ke Bu Latifah, maka kami siap bergerak. 30 PAC PKB se Kabupaten Malang siap mememangkan Bu Latifah,” tegas Gus Ali sapaan akrabnya.

Ia menambahkan, soal munculnya nama dokter Umar Usman ysng digadang-gadang menjadi pilihan PKB di Pilbup Malang, Gus Ali menerangkan jika hal itu tidak masalah. “Tidak masalah ya soal itu, munculnya dokter Umar ini kan hanya ujicoba saja. Kita keluarkan surat mandat saat itu, namun kita lihat sampai 10 Agustus 2020, elektabilitasnya tidak signifikan,” paparnya.

Gus Ali menambahkan, kurang bersinarnya sosok dokter Umar saat itu hingga batas waktu yang ditentukan, DPP PKB di tengah waktu yang sangat mepet, akhirnya menunjuk Nyai Latifah.

“Sementara untuk Wakilnya adalah Pak Didik, pertimbangan kami, beliau ini mantan Sekda Kabupaten Malang dua periode. Pernah jadi Kepala Dinas, Pak Didik sangat paham tentang pemerintahan di Kabupaten Malang. Bisa diterima kepala desa dan dekat dengan kawan-kawan di Pemkab Malang juga,” kata Gus Ali mengakhiri. [yog/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar