Politik Pemerintahan

PKB Berharap Bupati Baru Benahi BPBD Jember

Banjir di Kabupaten Jember. [foto: Kodim 0824 Jember]

Jember (beritajatim.com) – Penanganan bencana di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dinilai Partai Kebangkitan Bangsa kurang optimal. Setelah dilantik menjadi bupati, Hendy Siswanto diminta memberikan perhatian kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember.

“Harapan saya bupati terpilih agar segera membenahi BPBD, diberikan pejabat yang jelas, anggaran yang jelas. Saya menginstruksikan teman-teman fraksi di DPRD Jember agar anggaran untuk BPBD ke depan bisa di-support,” kata Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PKB Jember Ayub Junaidi, Senin (8/2/2021).

Dengan kebutuhan penanganan bencana yang besar, maka dibutuhkan anggaran yang besar. “Itulah dengan sistem anggaran money follow function,” kata Ayub.

Menurut Ayub, dengan manajemen yang baik, BPBD bisa mengoordinasi para relawan kebencanaan. “Jumlah relawan kan besar dari mana-mana, baik dari partai maupun organisasi kemasyarakatan. Saat terjadi bencana, semua menghilangkan ego sektoral, turun bareng-bareng. Ini kalau tidak dikoordinasi dengan baik, kekuatan yang sangat besar tidak bisa berjalan baik,” katanya.

Ayub menyarankan, setelah dibenahi, BPBD Jember bisa sering berkoordinasi dengan semua pemangku kepentingan penanganan bencana. “Mungkin minimal dua bulan sekali kita kumpul. Kedua, nanti relawan-relawan itu bisa ditempelkan ke BPBD jika ada kejadian. Bayangkan, tim reaksi cepat BPBD saat ini hanya 12 orang. Padahal luas desa seperti itu: 248 desa di 31 kecamatan. Bagaimana dia akan meng-cover tanpa kebersamaan dari relawan-relawan lain,” katanya. [wir/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar