Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Pj Sekdaprov Apresiasi Gerakan Literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

Surabaya (beritajatim.com) – Pj Sekdaprov Jatim, Wahid Wahyudi mengapresiasi Gerakan Literasi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Jawa Timur. Ini karena gerakan literasi sangat berpengaruh pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Saya memberikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jatim yang melaksanakan sebuah acara gerakan literasi Jawa Timur,” kata Wahid dalam sambutannya pada acara Safari Literasi dan Penyerahan Gazebo Kolaborasi Budaya dan Teknologi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur.

Wahid mengajak semua pihak agar menjadikan gerakan literasi ini sebagai gerakan bersama. Pasalnya, gerakan literasi memiliki benang merah dengan minat baca dan menjadi penentu keberhasilan sektor pendidikan.

Sementara sektor pendidikan merupakan satu-satunya cara yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Gerakan literasi Jawa timur menjadi ini sangat-sangat penting, karena sejarah membuktikan bahwa SDM unggul itu adalah modal dasar kemajuan bangsa, dan untuk membangun SDM unggul itu hanya ada satu jalan. Tidak ada jalan lain, yaitu pendidikan,” jelas Wahid.

Lebih lanjut Wahid menjelaskan, bahwa ketika SDM unggul telah dimiliki maka segala bentuk persoalan akan dapat dihadapi dengan baik. Saat ini, Indonesia masih memiliki banyak permasalahan yang harus diselesaikan dan menjadikan negara ini lebih maju. Seperti pengelolaan SDA, swasembada pangan dan sebagainya.

“Sembilan puluh lima persen bawang yang kita makan setiap hari itu adalah impor dari China, tempe yang kita makan setiap hari itu kedelainya masih impor, begitu juga dengan sumber daya alam yang melimpah, yang saat ini masih banyak yang dikelola oleh
perusahaan-perusahaan dari berbagai negara. Karena SDM kita belum sepenuhnya mampu mengolah sumber daya alam yang kita miliki,” terangnya.

Oleh sebab itu, ia mengajak agar segala sesuatu yang berkaitan dengan pendidikan dan peningkatan SDM harus menjadi prioritas. Pasalnya, semua warga bangsa memiliki tanggung jawab bersama untuk mengantarkan bangsa Indonesia mampu menghadapi era disrupsi, globalisasi, era media sosial dan berdaya saing pada era GIG ekonomi.

“Karena itu, peningkatan minat baca, peningkatan literasi menjadi gerakan bersama, sekali lagi apresiasi untuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur dalam mengembangkan literasi yang harus dijadikan gerakan bersama,” imbuhnya.

Kepala Disperpusip Jatim, Tiat S Suwardi menyampaikan, sejalan dengan perkembangan masyarakat ini, penyelenggaraan perpustakaan tidak lagi sekadar bertujuan untuk meningkatkan budaya gemar membaca, tetapi lebih luas lagi, yaitu pembangunan budaya literasi.

“Apalagi dengan kedatangan Gol A Gong, maka dalam rangkaian kegiatan Safari Literasi Duta Baca Indonesia 2022, kita bersama-sama melakukan Gerakan Literasi Jawa Timur,” katanya. [tok/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar