Politik Pemerintahan

Pj Bupati Sidoarjo Pastikan Dana PIWK Mulai Diserap

Sidoarjo (beritajatim.com) – Jalan rusak Desa Buncitan Kecamatan Sedati disidak Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono bersama Ketua DPRD H. Usman. Jalan yang menjadi akses utama menuju kampung nelayan Desa Kalanganyar ini akan segera dilakukan perbaikan.

Menyusul banyaknya warga yang mengeluhkan kondisi jalan yang sudah banyak bergelombang dan dikhawatirkan akan menimbulkan korban kecelakaan. Mulai besok Cak Hud sapaan akrap Hudiyono minta jalan tersebut mulai diperbaiki. Penggunaan dana melalui Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan PIWK bisa dilakukan cepat karena anggaran sudah ditransfer ke kecamatan.

Untuk perbaikan fasilitas publik di Sedati sudah dianggarkan Rp 1,8 miliar melalui dana PIWK. Dana tersebut bisa dipakai untuk perbaikan jalan rusak dan fasilitas publik lainnya.

“Pertama kita menanggapi laporan dari masyarakat dimana jalan disini banyak berlubang. Kemudian yang kedua saya dengan Ketua DPRD kesini ingin memastikan apakah program (PIWK red,) ini efektif. Dan yang ketiga bagaimana kita kolaborasi dengan masyarakat yang melewati jalan sini,” kata Cak Hud.

Untuk yang pertama, lanjut Cak Hud untuk laporan masyarakat besok mulai perbaiki jalan ini, jadi laporan kita respon cepat sampai Ketua DPRD datang langsung kesini.

Dana PIWK ini dananya sudah ada, dana yang ada di kecamatan Sedati ini totalnya Rp 1,8 miliar untuk menangani jalan. “Dana kita keluarkan cepat karena kebutuhan mendesak jangan sampai ada korban jatuh lagi,” imbuhnya.

Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono juga minta kepada para pengembang agar truk dengan muatan lebih dari 10 ton yang sedang menggarap pengurukan untuk ikut peduli membenahi jalan rusak. Karena menurut Cak Hud truk dengan muatan lebih dari 10 ton tersebut berpotensi menyebabkan jalan rusak.

Ketua DPRD H. Usman mendukung langkah yang sudah dilakukan Pemkab Sidoarjo melalui terobosan dana PIWK dinilai akan lebih cepat dalam merespon dan menangani jalan rusak. “Saya berterima kasih atas respon cepat dari Pak Pj Bupati yang telah melakukan langkah-langkah konkrit atas pengaduan dari masyarakat,” tandas Usman.

Menurut politisi PKB itu, ada dua cara yang bisa dilakukan untuk perbaikan jalan Desa Buncitan. “Karena rusak parahnya jalan ini akibat adanya lalu lalang truk yang sedang melakukan pengurukan wilayah Sedati timur sana para pengembang sudah ada ketentuan menaruh uang jaminan. “Harapan kami dari uang jaminan itu bisa dilakukan langkah cepat. Dan yang kedua, bahwa dengan dana PIWK ini juga bisa,” tukasnya.

Masin kata Usman, kenapa pemerintah mengambil langkah itu? Ya karena yang paling tahu kondisi wilayah adalah Camat. Dengan dana itu bagaimana Camat bisa mengambil langkah-langkah cepat untuk menanggulangi jalan-jalan rusak meskipun sedikit, tapi langsung diperbaiki. “Kewajiban pemerintah memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat termasuk sarana dan prasarana jalan,” papar pejabat yang juga berasal dari Sedati itu. (isa/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar