Politik Pemerintahan

Pj Bupati Hudiyono Minta KTP Warga yang belum Diambil Pemiliknya, Disimpan Secara Baik

Sidoarjo (beritajatim.com) – Sidak ke kantor Kecamatan Waru, Pj Bupati Sidoarjo Dr Hudiyono M.Si menemukan 1.700 Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kecamatan Waru yang hingga kini belum diambil pemohon.

KTP milik dari warga di 17 desa yang ada di Kecamatan Waru. Pihak kecamatan sudah mendistrubusikan ke semua kepala desa, lalu diteruskan ke tingkar RT dan RW, namun juga diketemukan pemiliknya dan KTP dikembalikan ke desa.

Alasan pihak desa mengembalikan lagi ke kantor kecamatan karena alamat tempat tinggal yang tertera di KTP saat didatangi selalu kosong dan yang bersangkutan tidak ada. Dari 17 desa di kecamatan Waru, rata-rata setiap desa ada sekitar 100 KTP yang belum diambil. “KTP ini penting sebagai identitas. Jadi saya minta disimpan dengan baik,” kata Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono.

Hudiyono meminta ke pihak kecamatan untuk menyimpan KTP yang belum diambil oleh pemohonnya tersebut jangan sampai hilan, sambil terus diupayakan menghubungi pemohon karena identitas KTP tersebut.

Plt. Camat Waru Rudi Setiawan menjelaskan, pihaknya sudah berkali-kali mengantarkan KTP tersebut melalui pemerintah desa namun masih belum ketemu pemohonnya langsung.

Rudi juga menyampaikan kalau KTP ini harus diterima sendiri oleh pemohon tidak boleh diwakilkan karena ini menyangkut identitas pribadi. “KTP yang belum diambil pemohonnya rata-rata pengajuan pembuatanya waktu perekaman massal beberapa tahun yang lalu. Kita akan simpan sampai diambil pemohonnya sesuai perintah Pak Pj. Bupati,” tandasnya.

Rudi juga terus koordinasi dengan pemerintah desa agar pemohon bisa segera mengambil ke kantor desa atau langsung ke Kecamatan Waru. “Saya menghimbau kepada warga di 17 desa yang merasa pernah ikut foto massal program e-ktp, silakan datang ke kantor kecamatan. Syaratnya, tentu yang bersangkutan harus menyertakan atau membawa kartu keluarga (KK),” anjur Rudi. (isa/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar