Politik Pemerintahan

Piutang PBB P2 Ponorogo Kini Tinggal 15 Persen.

Ponorogo (beritajatim.com) – Pajak bumi bangunan (PBB) perkotaan pedesaan (P2) tahun 2018 Kabupaten Ponorogo terhutang mencapai Rp. 900 juta. Dari angka ratusan juta itu, kini tinggal 15 persen yang belum ditagih.

”Dari 21 kecamatan di Ponorogo, kecamatan kota paling banyak belum ditagih,” kata Kabid Pajak Daerah BPPKAD Toni Khristiawan, Senin (19/8/2019).

Namun, Toni enggan merinci besaran nominal pasti tagihan PBB P2 tahun 2018 di kecamatan tersebut. Kini pihaknya turun langsung untuk menyampaikan daftar piutang wajib pajak di kelurahan – kelurahan tersebut.

”Yang jelas kecamatan kota menyumbang piutang terbanyak, dibanding kecamatan lain di Ponorogo,” katanya.

Dengan keadaan tersebut, Toni menyebut setelah tanggal 31 Agustus 2019, pihaknya akan berkonsentrasi untuk penagihan. Dirinya belum bisa mengidentifikasi PBB P2 2018 terhutang ini bermasalah di wajib pajaknya atau petugas pemungutannya. Namun nanti, jika dalam proses penagihan masih ada tunggakan lagi, pihaknya tidak segan-segan untuk memberikan denda, yakni sebesar 2 persen untuk wajib pajak yang menunggak.

”Kami juga menghimbau kepada petugas pemungut kami untuk lebih proaktif. Karena hal tersebut sebagai bentuk pelayanan yang prima terhadap masyarakat,” pungkasnya.(end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar