Politik Pemerintahan

Pipa Bocor, Air PDAM Wilayah Kota Bojonegoro Keruh

Foto ilustrasi

Bojonegoro (beritajatim.com) – Jaringan pipa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bojonegoro belakangan airnya keruh.

Khususnya jaringan yang berada di kawasan kota.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur PDAM Kabupaten Bojonegoro Joko Siswanto membenarkan jika air yang keluar sempat keruh.

Hal itu disebabkan karena ada jaringan pipa yang bocor, serta banjir di sumber.

“Airnya keruh karena pipa kita sering bocor, sehingga ada air yang masuk ke dalam pipa,” ujarnya dihubungi beritajatim.com, Rabu (11/3/2020).

Selain itu, lanjut dia, sumber air yang digunakan untuk mengambil air PDAM, yakni di sumber air Grogolan, Desa Ngunut, Kecamatan Dander sering banjir. “Sehingga air banjir itu masuk ke sumber air dan bercampur,” terangnya.

Pihaknya mengaku sedang melakukan perbaikan pipa yang bocor. Sementara diketahui, jumlah pelanggan PDAM hingga Januari 2020 sebanyak 39.500 sambungan. Pihaknya menarget, pelanggar pada 2020 bertambah 3.165 sambungan.

Untuk itu, PDAM sampai saat ini belum memberi kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena sesuai ketentuan jumlah pelanggan belum memenuhi 80 persen dari jumlah penduduk di kawasan kota dan 60 persen wilayah pedesaan.

Salah seorang pelanggan PDAM di Kota Bojonegoro, Dian mengaku terpaksa menggunakan air dari sumur bor karena beberapa kali air dari jaringan PDAM keruh. “Akhirnya pakai mesin pompa dari sumur karena airnya keruh dari PDAM,” ungkapnya. [lus/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar