Politik Pemerintahan

Pilwali Surabaya, Ini Catatan Akademisi Unair untuk Kedua Paslon

Yayan Sakti Suryandaru

Surabaya (beritajatim.com) – Akademisi asal Unair, Yayan Sakti Suryandaru memiliki beberapa catatan untuk kedua paslon di Pilwali Surabaya. Hal itu Ia paparkan kepada beritajatim.com, Sabtu (21/11/2020).

Menurut Yayan, paslon Eri-Armuji harus bisa percaya diri dengan ketokohan keduanya. Sedangkan palon MA-Mujiaman, dipandang Yayan, bagaimanapun harus menyadari bahwa Surabaya adalah basis dari PDIP.

“Eri-Armuji harus berani mengurangi nama besar Risma dalam setiap kampanyenya. Karena keduanya seakan tidak PD (percaya diri) kalau terus menerus menggunakan nama Risma dalam setiap kampanye. Terlebih lagi, dalam tiap debat publik,” ujar Yayan.

“Nah kalau MA-Mujiaman, dukungan tiap partai yang sudah mereka kantongi harus dimanfaatkan betul. Bagaimanapun juga Surabaya ini basis PDIP. Dukungan banyak partai, jika tidak dimanfaatkan betul, tidak bisa serta merta memenangkan Pilkada,” tambahnya.

Selain memaksimalkan peran partai, Yayan juga menilai ada hal lain yang harus sangat dikuasai oleh paslon MA-Mujiaman. “MA-Mujiaman harus bisa lebih unggul dalam hal penguasaan data lapangan,” tegasnya.

Di sisi lain, Yayan juga menilai kedua paslon memiliki tantangan besar lain. Hal itu adalah capaian Wali Kota Risma selama 10 tahun memimpin. “Agak susah menyamai Risma yang paham kebutuhan masyarakat Surabaya. Makanya beliau dicintai rakyatnya dan sudah tingkat internasional,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Pilwali Surabaya bakal digelar tanggal 9 Desember nanti. Meskipun diselenggarakan di tengah kondisi pandemi, KPU menjamin jika pesta demokrasi itu akan tetap secara ketat mematuhi protokol kesehatan. [ifw/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar