Politik Pemerintahan

Pilwali Surabaya, ASN Tak Netral Bisa Berujung Pemecatan

Foto: Ilustrasi PNS

Surabaya (beritajatim.com) – Bawaslu Kota Surabaya siap menerima aduan terkait ASN tidak netral terkait Pilwali Surabaya. Hal ini menindaklanjuti arahan dari Bawaslu RI.

“Kami sudah seratus persen siap untuk menerima aduan terkait ASN yang tidak netral untuk kaitan Pilwali Surabaya,” kata Ketua Bawaslu Surabaya, Agil Akbar.

Aduan, lanjut Agil, bisa langsung diserahkan ke kantor Bawaslu Surabaya. “Sementara hanya bisa di Bawaslu Surabaya. Ke depannya, saat sudah kampanye, kami akan buka tempat-tempat aduan di Panwascam,” jelasnya.

Terkait proses aduan, menurut Agil ada beberapa tahapan yang harus dilalui. “Pertama, jelas syarat formil dan materiil terpenuhi. Maksudnya disini, tidak boleh ada aduan tanpa nama pengadu,” bebernya.

“Lalu bukti-bukti yang ada nanti akan kita teliti dan tindak lanjuti lebih lanjut,” tambah Agil.

Terkait sanksi, Agil memastikan jika ASN yang tidak netral bisa diberhentikan dengan tidak hormat. “Dalam prosesnya kami akan bersinergi dengan KASN,” tegasnya.

“Nanti rekomendasinya akan kami bahas bersama. Untuk rekomendasinya nanti akan diproses lebih lanjut oleh KASN kepada pemerintah daerah terkait,” pungkas Agil. [ifw/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar