Politik Pemerintahan

Pilkada Sumenep, Dana Kampanye Disepakati Maksimal Rp 20 Miliar

Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumenep

Sumenep (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep menyatakan bahwa besaran dana kampanye dalam Pilkada 2020 maksimal Rp 20 miliar.

“Dalam rapat koordinasi kami dengan dua pasangan calon, telah disepakati bahwa nominal dana kampanye maksimal Rp 20 milyar,” kata Komisioner KPU Sumenep, Rahbini, Sabtu (26/9/2020).

Ia menjelaskan, masing-masing calon diwajibkan membuka rekening khusus dana kampanye. Kemarin merupakan batas akhir pelaporan dana awal kampanye.

“Sesuai PKPU, satu hari sebelum masa kampanye, setiap calon diwajibkan menyetorkan laporan dana awal kampanye. Jadi saat ini semua calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada Sumenep telah menyetorkan laporan dana awal kampanye,” terangnya.

Ia menjelaskan, sumber dana kampanye itu diizinkan dari tiga item, yakni dari pasangan calon, dari gabungan parpol, serta dari pihak-pihak lain baik perorangan maupun perusahaan. “Jumlah tiap sumber dana itu juga dibatasi. Semua dana kampanye itu dikumpulkan dalam satu rekening khusus masing-masing pasangan calon,” ujarnya.

Sejak tgl 26 September- 5 Desember 2020, memasuki tahapan kampanye. Masing-masing calon diizinkan untuk melakukan kampanye dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Kampanye yang diijinkan berupa pertemuan terbatas. Kalau tatap muka di ruang tertutup, maksimal pesertanya 50 orang. Kalau di ruang terbuka, maksimal 100 orang. Tetapi itu wajib mematuhi protokol kesehatan sesuai PKPU no 12,” papar Rahbini.

Pilkada Sumenep diikuti oleh dua pasangan calon bupati dan wakil bupati. Nomor urut 1 pasangan Ach. Fauzi – Hj Dewi Khalifah (Fauzi – Nyai Eva) dan pasangan nomor urut 2 Fattah Jasin – KH Ali Fikri (Gus Acing – Mas Kiai). [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar