Politik Pemerintahan

Elektabilitas Mas Iin Naik Tajam, BHS Tertinggi

Pilkada Sidoarjo, Inilah Hasil Survei ARC Indonesia

Surabaya (beritajatim.com) – Lembaga Survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARC Indonesia) kembali merilis hasil survei terbarunya, dan hasilnya mengejutkan. Achmad Amir Aslichin atau yang akrab disapa Mas Iin pada survei sebelumnya (Juli 2020) elektabilitasnya hanya di angka 5,15 persen, tapi pada survei saat ini (Agustus) langsung menanjak di angka 25,81 persen.

Meski naik drastis, elektabilitas Mas Iin masih nomor dua di bawah Bambang Haryo Soekartono atau yang akrab disapa BHS yang elektabilitasnya di angka 33,58 persen. Elektabilitas BHS juga mengalami kenaikan dari survei bulan Juli yang hanya 20,30 persen. “Jadi, ada kenaikan di kisaran angka hampir 14 persen,” tukas Baihaki Siraj, selaku Direktur Eksekutif ARC Indonesia melalui rilisnya kepada beritajatim.com, Rabu (26/8/2020).

Kemudian, di posisi berikutnya ada Ahmad Muhdlor Ali 22,56 persen, Nur Ahmad Syaifudin 11,78 persen dan Kelana Aprilianto 2,76 persen.

Tak hanya pada peta elektabilitas, pada Top of Mind Mas Iin diposisi nomor dua setelah BHS . Di mana Top Of Mind responden diwawancarai dengan kuisioner terbuka. “Seandainya pemilihan Bupati Sidoarjo dilakukan saat ini siapa yang anda pilih? Hasilnya menunjukkan BHS 34,17 persen, Achmad Amir Aslichin 25,88 persen, Ahmad Muhdlor Ali 25,13 persen, Nur Ahmad Syaifudin 11,81 persen dan Kelana Aprilianto 2,76 persen.

Berdasarkan temuannya, BHS ini memiliki tren yang positif, unggul di hampir semua kecamatan dari 18 Kecamatan yang ada di Sidoarjo. “Jadi, Pak BHS ini merata, hampir di semua kecamatan muncul dan unggul,” jelasnya.

Selain itu, mayoritas masyarakat yang memilih BHS ini mempersepsikan BHS adalah sosok yang merakyat yaitu sebesar 8,52 persen. Itu paling tinggi dibandingkan bakal calon yang lainnya, seperti Achmad Amir Aslihin hanya 1,50 persen dan Muhdlor Ali 1,25 persen masyarakat yang mempersepsikan sebagai sosok yang merakyat. Selain merakyat, yang tinggi persepsi masyarakat pada BHS juga adalah dianggap sosok yang berpengalaman yaitu sebesar 7,52 persen.

Sedangkan untuk Achmad Amir Aslichin, sebesar 8,02 persen masyarakat mempersepsikannya berpengalaman dan 5,01 persen menganggapnya berintegritas. Dan, Ahmad Muhdlor Ali 5,51 persen masyarakat mempersepsikan kreatif atau inovatif, sebesar 4,76 persen menganggapnya berintegritas.

Selain Elektabilitas, dan top of mind, temuan survei ARC Indonesia juga potensi partisipasi pemilih tinggi, yaitu 74,69 persen responden menjawab akan menggunakan hak pilihnya dengan mencoblos saat Pilkada Sidoarjo, sedang 25,31 persen menjawab mungkin atau masih ragu.

Kemudian, dalam survei ARC Indonesia juga diukur persepsi publik tentang persoalan Sidoarjo, dengan pertanyaan ‘Menurut anda apa persoalan Kabupaten Sidoarjo yang harus menjadi prioritas ke depan?’. Hasilnya, 63,66 persen pendidikan, lapangan kerja 49,37 persen, infrastruktur 49,12 persen, tata kota keindahan kebersihan 37,34 persen, kesehatan 34,09 persen, birokrasi 29,32 persen, pemberdayaan UMKM 27,32 persen dan selebihnya di bawah itu.

Survei ARC Indonesia tersebut dilakukan sejak tanggal 15-20 Agustus 2020 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan jumlah sample 600 responden tersebar di 18 Kecamatan yang ada di Sidoarjo, dan margin error +/-5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Untuk memastikan data valid, pihaknya juga menerapkan sistem Quality Control yaitu, sebanyak 20 persen responden yang dipilih secara acak dihubungi kembali untuk konfirmasi dan verifikasi. Sebanyak 15 persen responden yang dipilih secara acak didatangi kembali untuk validasi data. Sebelum dikonversi secara statistik, sebanyak 25 persen data yang diinput dicek kembali acak berdasar dokumen kuisioner hasil wawancara. [tok/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar