Politik Pemerintahan

Pilkada saat Pandemi Covid-19, Jumlah TPS akan Ditambah

Ponorogo (beritajatim.com) – Terkait rencana Pilkada Ponorogo yang akan tetap dilaksanakan pada tahun 2020, saat ini KPU Ponorogo mulai melakukan koordinasi dengan tim satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo. Pasalnya, tahapan-tahapan yang dilakukan saat pandemi ini, tentu akan menggunakan protokol kesehatan.

“Tahapan insyaallah mulai dilakukan 15 Juni 2020, kami lakukan koordinasi dengan tim satgas penanggulangan Covid-19 untuk pelaksanaan nanti sesuai dengan protokol kesehatan,” kata Ketua KPU Ponorogo Munajat, Senin (8/6/2020).

Nantinya, rapat koordinasi (rakor), bimbingan teknis (bimtek), sosialisasi atau tahapan lainnya harus sesuai protokol kesehatan. Mulai berapa banyak orang yang boleh mengikuti sampai jarak antar peseratanya. Saat ini, kata Munajat pihaknya menunggu KPU Pusat yang tengah menyusun dan menyiapkan tahapan penyelenggaraan Pilkada di tahun ini. “Kami masih menunggu arahan dari KPU Pusat terkait penyelenggaraan, salah satunya dengan petunjuk teknisnya,” katanya.

Sesuai surat edaran KPU Pusat nomor 412 yang tertanggal 4 Juni 2020, pelaksanaan Pilkada 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, KPU Daerah melakukan penambahan tempat pemungutan suara (TPS). Jika dulu setiap TPS jumlah pemilihnya maksimal 800 orang, sekarang maksimal pemilihnya 500 orang. Jika seperti iti, kata Munajat setidaknya akan ada penambahan TPS kurang lebih 455 TPS tambahan.

“Jadi jika dulu sebelum pandemi rincian ada 1750 TPS, nanti saat pemungutan suara 9 Desember kebutuhannya sekitar 2205 TPS,” pungkasnya. (end/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar